BALI,BUSERJATIM.COM
Denpasar, Pasca kenaikan BBM sangat berdampak kepada masyarakat khususnya warga kurang mampu, dimana kenaikan harga BBM sudah sewajarnya terjadi, menurut sumber dari Kamenkeu RI bahwa 70% subsidi tidak tepat sasaran yang justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu seperti pemilik mobil pribadi dan dengan kenaikan harga BBM diharapkan akan dapat mengurangi bebas Subsidi dan kompensasi, selain itu pemerintah juga memberikan bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Made Teja Dwi Permana, S.H., S.I.K. bersama beberapa personel, Bhabinkamtibmas dan Mahasiswa Undiknas membagikan kurang lebih enam bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga di wilayah Denpasar Selatan. Senin (5/9) siang.

Hal ini sesuai dengan arahan Kapolresta Denpasar Komisaris Besar Polisi Bambang Yugo Pamungkas, S.H, S.Ik, M.Si. agar seluruh jajarannya memberikan bantuan sosial terhadap warga terdampak untuk sedikit meringankan beban warga pasca kenaikan ini.
Pembagian bantuan sosial dilakukan dengan menggandeng unsur kelurahan atau desa agar tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Kapolsek Denpasar Kompol Made Teja Dwi Permana. S.H. S.I.K., saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pembagian bantuan sosial polresta denpasar ini dilakukan sesuai dengan arahan Kapolresta Denpasar sebagai salah satu upaya dalam membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak dengan kenaikan harga BBM.
“Dengan adanya bantuan ini, mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Kompol Made Teja. (Harun/Red)






