Trenggalek, Buserjatim.com – Semangat kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana melalui kegiatan penanaman pohon di Embong Nglentreng RT 10 RW 05 Dusun Mojo, Desa Sumberdadi, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jumat (17/4/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur perempuan lintas organisasi, di antaranya Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Dim 0806 Koorcab Rem 081 PD V/Brawijaya Ny. Ayu Isnanto Roy, anggota Persit, PNS Kodim 0806 Trenggalek, serta Ketua dan anggota PKK Desa Sumberdadi. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan sinergi kuat dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan di tingkat lokal.
Dalam sambutannya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon bukan sekadar seremoni peringatan hari jadi organisasi, melainkan wujud nyata komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Ia menyampaikan bahwa penghijauan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki dampak signifikan bagi keberlangsungan generasi mendatang, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kualitas lingkungan di wilayah Trenggalek.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Trenggalek merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, kegiatan penanaman pohon dinilai sebagai langkah konkret dalam mitigasi risiko bencana serta menjaga stabilitas lingkungan.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi peran aktif Persit yang tidak hanya berfungsi sebagai pendamping prajurit, tetapi juga sebagai motor penggerak kegiatan sosial dan lingkungan. Momentum HUT ke-80 ini menjadi refleksi kedewasaan organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak berhenti pada tahap penanaman saja, melainkan terus berkomitmen merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam agar tumbuh optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendukung pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.






