BUSERJATIM.COM –
PROBOLINGGO. Dunia jurnalistik kembali tercoreng. Seorang Kepala Biro (Kabiro) Radar CNN wilayah Surabaya berinisial ASIS diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum yang mengaku dari ormas Sakera.
Peristiwa ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Berdasarkan laporan resmi di Polres Probolinggo Kota, insiden terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.
Korban diduga dipukul secara brutal di bagian kepala dan tubuh dari jarak dekat. Akibatnya, korban mengalami luka lecet pada lengan kiri.
Sementara itu, terduga pelaku disebut-sebut merupakan pria yang mengaku berasal dari ormas Sakera dan dikaitkan dengan kelompok Garuda Sakti. Identitas pelaku hingga kini masih dalam penyelidikan.
Direktur Utama Radar CNN, Edy Macan, angkat bicara. Ia mengecam keras tindakan tersebut dan menyebut korban saat itu tengah menjalankan tugas jurnalistik.
“Korban sedang menjalankan tugas sebagai jurnalis. Namun justru mendapat perlakuan yang tidak semestinya. Padahal kerja pers dilindungi undang-undang,” tegasnya.
Edy Macan juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat dan tegas. Ia meminta tidak hanya jajaran Polres, namun juga Polda Jawa Timur hingga Kepolisian Negara Republik Indonesia turun tangan mengawal kasus ini.
Kasus ini dilaporkan dengan dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap pelaku dan motif di balik aksi kekerasan terhadap insan pers tersebut. (Ghufron)






