BUSERJATIM.COM –
BADUNG – Warga Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung digegerkan dengan penemuan sesosok mayat misterius yang terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Selasa (12/5/2026) sore.
Korban yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh terkubur sekitar 50 sentimeter dan hanya bagian lutut yang terlihat di permukaan tanah. Polisi menduga kuat korban merupakan korban pembunuhan.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh saksi I Nyoman Purnama (50), warga Banjar Cabe. Ia mengaku sebelumnya mendapat informasi dari istrinya terkait adanya bau busuk menyengat di sekitar area persawahan.
“Sekitar pukul 16.00 WITA saksi menuju lokasi dan melihat sesuatu yang diduga lutut manusia muncul dari dalam tanah di pojok barat areal sawah,” demikian keterangan dalam laporan kepolisian.
Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian menghubungi Kelian Dinas Banjar Cabe, I Ketut Wita (52), untuk memastikan temuan tersebut sekaligus melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Tak lama berselang, personel UKL Polsek Abiansemal yang dipimpin langsung Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Karang Adiputra, S.H., tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Unit Identifikasi Polres Badung juga diterjunkan guna melakukan olah TKP.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi meringkuk menghadap ke selatan dengan kepala berada di sisi timur dan kaki di bagian barat. Kondisi jasad telah mengalami pembusukan sekitar 70 persen.
Petugas juga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka robek pada lutut kiri. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hoodie hitam bertuliskan “Starter”, celana pendek abu-abu, serta tas selempang hitam.
Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu buah cangkul yang ditemukan sekitar lima meter dari lokasi jasad serta sebuah tas selempang hitam kosong.
Sekitar pukul 17.30 WITA, jenazah dievakuasi oleh PMI Kabupaten Badung menggunakan ambulans menuju RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.
Polisi menduga korban sengaja dikubur oleh pelaku guna menghilangkan jejak kejahatan. Hingga kini aparat masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban maupun pelaku.
“Motif masih dalam penyelidikan,” tulis pihak kepolisian dalam laporannya.
Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan aparat di antaranya mengamankan TKP, berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Badung, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan cipta kondisi guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.






