BUSERJATIM.COM –
SUBANG, JAWA BARAT – Fenomena penyapu koin kembali terjadi di jalur Pantura wilayah Subang saat arus mudik Idulfitri 2026. Ratusan warga terlihat memadati sisi jalan di kawasan Jembatan Sewoharjo, bahkan hingga memanjang ratusan meter.
Mereka tampak menunggu dan berebut koin yang dilempar oleh pemudik. Tak sedikit dari mereka yang nekat masuk ke badan jalan demi mendapatkan uang, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Yang lebih memprihatinkan, aktivitas tersebut berlangsung seperti “kucing-kucingan” dengan petugas. Saat aparat kepolisian datang, para penyapu koin langsung membubarkan diri. Namun, tak lama setelah petugas meninggalkan lokasi, mereka kembali lagi dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran arus lalu lintas. Kemacetan tak terhindarkan, bahkan membuat sejumlah pemudik harus tertahan cukup lama di lokasi.
Salah seorang pemudik mengaku telah berada di titik tersebut selama lebih dari satu jam dan menyaksikan pola kejadian yang sama berulang kali. “Tadi bubar saat ada polisi, tapi setelah itu muncul lagi. Begitu terus,” ujarnya.
Fenomena ini disebut-sebut selalu muncul setiap musim mudik Lebaran, bahkan jumlah penyapu koin tahun ini dinilai lebih banyak dibandingkan hari biasa.
Publik kini menyoroti perlunya penanganan serius dari pihak terkait. Selain mengganggu kelancaran arus mudik, aktivitas ini juga dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
red






