RTLH Sri Sukamti Tinggal Tahap Pengecatan

Trenggalek, Buserjatim.com – Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Sri Sukamti warga RT 49 RW 23 Dusun Nglayur, Desa Sukorejo, sudah mencapai 90 persen. Menurut Danki Kapten Inf Edi Priyanto, tahapan selanjutnya tinggal dilakukan pengecatan.

Kapten Edi mengungkapkan, rumah sudah dalam kondisi diplamir tinggal dicat, begitupun keramik sudah terpasang. Dan semua sudah dibersihkan. “Mungkin besok sudah bisa dimulai pengecatan,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Nampak anggota Satgas mulai membersihkan sida material, membersihkan debi-debu hingga menyapu lantai. “Biar pas pengecatan kondisinya sudah bersih,” ucapnya.

Sementara Sri Sukamti mengaku senang rumahnya semakin nyaman untuk ditinggali. Dia bercerita kondisi sebelumnya atap bocor juga dinding melapuk. Dia membayangkan ketika sudah dicat, rumahnya akan terlihat cantik.

“Kalau dicat pasti akan semakin cantik,” akunya bangga.

Seperti diketahui, selain Sri Sukamti, program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) menyasar sebanyak 9 unit rumah. Selain RTLH, sejumlah program menyasar peningkatan jalan sepanjang 777 meter dan lebar 2,5 meter, juga ada pembangunan tanggul penahan jalan (TPJ) di 8 titik. Kemudian, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), di antaranya TNI Manunggal air di lima titik, penghijauan, pembagian paket anak stunting, ketahanan pangan, pembersihan fasilitas umum.

Terselenggaranya delapan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan berupa, sosialisasi wawasan kebangsaan (wasbang) dan bela negara (belneg), sosialisasi gulbencal, sosialisasi bahaya narkoba, sosialisasi UMKM berbasis IT, sosialisasi membangun desa wisata, sosialisasi kesehatan hewan, sosialisasi pencegahan stunting.

Kemudian empat kegiatan pelayanan umum berupa, pengobatan masal, pelayanan posyandu, pembuatan SIM dan perpanjangan STNK, dan pelayanan Pendidikan. Juga ada dua kegiatan pelatihan dan edukasi berupa pelatihan gulbencal dan pembuatan pupuk organik. Selain ada dua kegiatan sosial berupa pembagian sembako atau paket stunting, dan penanaman pohon, serta pemutaran film perjuangan.

Pos terkait