[t4b-ticker]
Daerah  

Tak Ingin dilupakan oleh “Sejarah”,Bupati SUPRAWOTO aktif menulis buku.

MAGETAN,BUSERJATIM.COM-Dalam acara Mbulan Dadari Ke-9, Bedah Buku “Antuk Amanah Bupati Magetan”, Bupati Magetan Suprawoto dalam bukunya menyampaikan banyak hal dalam perjalanan hidupnya.

Disela kesibukannya sebagai Bupati,SUPRAWOTO masih menyempatkan waktunya untuk menulis buku diberbagai kesempatan bahkan sebelum tidur malamnya.
Hal ini menurutnya menulis selain karena Hobby dan yang terpenting lagi bahwa menulis akan menjadi sejarah dan akan diingat sepanjang sejarah seperti halnya tokoh penulis terbesar sepanjang sejarah yaitu SHAKESPEARE (1564-1616.) dan juga Bung Karno mantan Presiden RI pertama.
“Menulis akan menjadi catatan sejarah dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang dan ini adalah buku saya yang ke dua menggunakan bahasa Jawa sehari-hari yang mudah dimengerti,”ungkapnya dalam acara pada Sabtu(21/1/23)di gedung Surya graha Magetan Jawa Timur
Dalam buku tersebut Bupati Suprawoto juga menjelaskan awal proses hingga menjadi Bupati seperti saat ini dan menurutnya menjadi Bupati bukan keinginanannya namun karena dorongan teman-temannya dan didukung oleh keluarga.
“Dalam buku ini saya jelaskan soal Demokrasi apa adanya dan awal saya nyalon Bupati dan semua saya tulis kecuali hal-hal yang sifatnya negatif dan saat ini belum saya buka semuanya dan nanti suatu saat akan saya tulis semuanya apa adanya dan hanya boleh dibuka ketika saya sudah tidak ada(meninggal -red) ,”ungkap Bupati yang juga Alumni UGM Yogyakarta S1 Sospol – Ilmu Pemerintahan tahun 1982.

Pernah menduduki berbagai Jabatan di Pemerintahan dan Banyak mendapatkan Penghargaan.

Sebelum menjadi Bupati (2019-2024) prose panjang dalam Pemerintahan sudah dilaluinya diantaranya PLT Inspektur Jenderal Kominfomas RI 2014 -2016 dan Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Tahun 2014 -2016 dan berbagai Pengalaman Luar Negeri diantaranya Singapura sebagai delegasi PWI, Malaysia, Uzbekistan sebagai pemantau pemilu 2007, Myanmar sebagai delegasi pertemuan menteri komunikasi 2014 dan lainnya dan pada 2015 Ketua Delegasi pertemuan WSIS di Markas PBB New York 2015 serta pertemuan lainnya baik selaku anggota maupun Ketua Delegasi.
Dibagian lainnya juga mendapat berbagai penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun -2003,Bupati Ramah Media PWI,Rekor Dunia Muri 2018 sebagai penulis Autobiografi Pertama dalam bahasa Jawa /Daerah serta Rekor Dunia Muri dalam dua bahasa sekaligus secara berkesinambungan terlama.
“Buku ini murni saya tulis sendiri tidak ada yang membantu dan saya berharap kedepannya akan diingat anak cucu saya dan masyarakat luas dan menjadi catatan sejarah,”harap Suami dari Dra.Titik Sudarto,Mpd, dengan 3 putra -putri,Melati Arum Satiti,Tanjung Retno Wigati dan Dananjaya Setyo Nugroho.

Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat,rutin dilakukan di gedung Surya graha

Mbulan Dadari merupakan salah satu kegiatan yang sudah masuk dalam Calendar Of Event 2023 dan acara tersebut digelar secara rutin oleh Pemkab Magetan dan kali ini merupakan yang ke 9 kalinya.

“Kalau saya menulis dengan bahasa Indonesia itu sudah banyak, jadi dengan seperti ini saya ingin mengingatkan bahwa kita itu orang jawa sehingga budaya dan bahasa kita bisa tetap dikenal oleh para generasi milenial seperti sekarang ini,karena kita terdiri dari suku bangsa yang berbeda ada Suku Batak, Sunda, Kalimantan dan sebagainya,”ungkap Suprawo asli kelahiran Kecamatan Maospati ini.

“Harapannya jangan sampai hilang budaya jawa kita,seperti salah satu buku saya dengan judul Dalane Uripku itu, saya bagikan di sekolah -sekolah agar bisa dibaca anak-anak, dengan harapan bisa mendorong mereka untuk bisa berkarya seperti saya,”ujarnya.(BS/Ebit/…..)..