PT Asna Jaya Steel dan ASNA Mart Serap 47 Tenaga Kerja, Dorong Ekonomi Desa di Pitu Riase Sidrap

BUSERJATIM.COM –

Sidrap — Kehadiran PT Asna Jaya Steel bersama toko modern ASNA Mart di Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, membawa dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat desa. Selain mempermudah akses bahan bangunan, kedua unit usaha ini juga berhasil menyerap puluhan tenaga kerja lokal.

Bacaan Lainnya

Perusahaan yang berlokasi di Jalan Lagading, Desa Bila Riase tersebut dipimpin oleh Direktur Muhammadong, didampingi Manajer Kasman. Mereka menyampaikan bahwa kehadiran PT Asna Jaya Steel dan ASNA Mart menjadi solusi atas keterbatasan akses masyarakat terhadap kebutuhan material bangunan.

“Dengan hadirnya usaha ini, masyarakat di Kecamatan Pitu Riase dan sekitarnya kini lebih mudah mendapatkan bahan bangunan berbahan baja maupun material campuran lainnya tanpa harus keluar daerah,” ujar Muhammadong.

ASNA Mart sendiri telah diresmikan sejak Desember 2025 oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Sejak mulai beroperasi, toko modern tersebut telah menyerap sebanyak 47 tenaga kerja, yang seluruhnya berasal dari masyarakat lokal.

Sementara itu, Kasman mengungkapkan bahwa meskipun PT Asna Jaya Steel baru beroperasi sekitar satu minggu, respon masyarakat sangat positif. Warga Desa Bila Riase dan sekitarnya merasa terbantu karena tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan.

Sebelumnya, masyarakat harus pergi ke wilayah Pangkajene yang berjarak sekitar 28 kilometer, atau ke Kota Sengkang di Kabupaten Wajo. Kini, kebutuhan tersebut dapat diperoleh dengan lebih mudah, cepat, dan harga yang lebih kompetitif.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Selain akses yang lebih dekat, harga yang kami tawarkan juga bersaing,” jelas Kasman.

Ia menambahkan, kehadiran PT Asna Jaya Steel dan ASNA Mart sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. Selain membuka lapangan kerja, usaha ini juga diharapkan mampu menggerakkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Pitu Riase.

Lebih jauh, pihak manajemen berharap kontribusi perusahaan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidrap. Peningkatan tersebut diharapkan berdampak pada optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan daerah.

“Kami berharap keberadaan usaha ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan PAD Kabupaten Sidrap,” tutupnya.

Pos terkait