BUSERJATIM.COM –
Blitar – Hari pertama Idulfitri di Blitar diwarnai insiden yang viral di media sosial. Seorang remaja menantang anggota kepolisian duel saat petugas melakukan penertiban petasan siap ledak di kawasan Jalan Serayu.
Peristiwa tersebut terjadi di Simpang Tiga Jalan Serayu dan terekam dalam video yang kemudian menyebar luas di jagat maya. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pemuda bersikap arogan saat petugas berusaha mengamankan barang bukti.
Pemuda tersebut bahkan tampak mencengkeram kerah baju anggota polisi sambil berbicara dengan nada tinggi, menantang duel secara terbuka di lokasi kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Kepanjen Kidul, Imam Sambodo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari laporan warga yang resah dengan rencana penyulutan petasan dalam jumlah besar di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara dan menemukan dua kardus berisi petasan serta seperempat karung tambahan yang sudah dalam kondisi siap diledakkan di tengah jalan.
“Mendapati temuan tersebut, anggota berupaya melakukan penyitaan demi keamanan umum. Namun, tindakan persuasif petugas justru mendapat perlawanan dari sekelompok pemuda di lokasi,” ujar Imam, Senin (23/3/2026).
Ketegangan meningkat ketika salah satu pemuda tidak terima barang miliknya disita. Ia kemudian melakukan kontak fisik dengan memegang baju petugas dan menantang duel di tempat.
Situasi sempat memanas, namun berhasil diredam setelah warga sekitar bersama sejumlah pemuda lainnya turun tangan menenangkan pelaku.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak bermain atau menyalakan petasan berdaya ledak tinggi karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain, terlebih di momen perayaan Idulfitri.






