Madiun Buserjatim. Com-.Puluhan warga Desa Banjarsari kulon Kecamatan dagangan Kabupaten madiun selasa, 22 Maret 2022 mendatangi kantor desa
Hadirnya perwakilan warga kurang lebih 50 orang secara bersamaan tersebut langsung menduduki kantor desa sambil menunggu kedatangan kamituo (gimbong Wibowo) dan jogoboyo(Budiono) dan sayangnya kedua perangkat desa tersebut tidak hadir.

Koordinator aksi, Agus triyono dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa kami sudah membuat undangan secara tertulis kepada kepala desa,ketua BPD dan BPD wilayah mawatsari agar kamituo dan jogoboyo untuk didatangkan di balaidesa.
bahwa kamituo dan jogoboyo mawatsari banjarsari kulon yang tidak netral dan lebih banyak melaksanakan kepentingan pribadi dari kepentingan masyarakat secara luas dan masih banyak masalah yg terjadi.tutur kordinator

“Ini aspirasi warga menyuarakan didepan kepaladesa,ketua DPD dan anggotanya,sekdes dan babinsa tolong segera ditindaklanjuti masalah ini biar desa itu bersih dari orang yang tidak bisa bekerja dengan baik,” Kata warismun slah satu warga mawatsari
Warismun berharap pihak desa untuk segera menindak lanjuti aspirasi masyarakat karena jika dibiarkan masyarakat juga akan menjadi korban nantinya.

“Masyarakat menginginkan pelayanan yang terbaik dari pemerintah desa,banyak perangkat desa yg berbuat pungli semisal buat KTP,KK dll ditarik 150 sampai 200,padahal jelas Perpres nmr 87/2016 tentang sapu bersih pungutan liar.jika ada perangkat desa yang bekerja melanggar Perpres dan tidak sesuai janji jabatannya lebih baik mundur, karena warga membutuhkan perangkat yang amanah” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ketua BPD(Erna wanto)merespon dan menyatakan keputusan akan di musyawarohkan lagi pada hari Jumat tanggal 25 Maret 2022
Dan terlihat masyarakat,sekitar 40 menit setelah menyampaikan aspirasi bersama didepan perangkat desa, masyarakat membubarkan diri dengan tertib dan pulang kerumah masing-masing.
Jurnalis agus






