TULUNGAGUNG BUSERJATIM.COM-Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM, MM, menghadiri Pendidikan Relawan Kemanusiaan dan Bela Negara Angkatan ke-26 Tahun 2026 yang digelar oleh DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Tulungagung di Wana Wisata Kolam Renang “Ori Green”, Jenglik Kidul, Kecamatan Sendang, Sabtu (22/08/2026).
Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus PKS dan panitia pelaksana yang dengan konsisten menyelenggarakan kegiatan ini hingga mencapai angkatan ke-26. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Tulungagung sebagai tuan rumah kegiatan pendidikan skala nasional tersebut.
“Dengan terpilih Tulungagung sebagai tuan rumah penyelenggaraan, tentunya kami menyambut baik kepada seluruh delegasi dari berbagai penjuru tanah air di Bumi Gayatri ini,” ujarnya.
Menurut Plt Bupati, terselenggaranya pelatihan ini merupakan bukti nyata partisipasi aktif komponen masyarakat dan partai politik dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial tinggi, serta berjiwa nasionalisme yang teguh.
Dijelaskannya, bahwa tantangan bangsa di bidang kemanusiaan dan kebencanaan ke depan semakin kompleks. Hal ini mengingat akan kondisi geografis wilayah yang memiliki potensi bencana nyata . Menurutnya, kesiapsiagaan tidak bisa hanya disandarkan pada institusi formal pemerintah semata, namun juga butuh adanya sinergi kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk para relawan kemanusiaan.
“Pendidikan yang saudara ikuti hari ini bukan sekadar pelatihan teknis tanggap bencana, melainkan manifestasi nyata nilai-nilai bela negara. Bela negara di era modern tidak selalu berarti angkat senjata, melainkan hadir di tengah masyarakat saat fajar bencana menyingsing, mengulurkan tangan tanpa memandang suku, agama, maupun golongan,” jelasnya.
Plt Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta yaitu dengan mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh dan menyerap seluruh materi baik fisik, mental, maupun keterampilan teknis kepanduan; kedua, jaga sinergitas.
“Saya berpesan nantinya bisa berkolaborasi dan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI/Polri serta elemen masyarakat lain guna penanganan darurat yang cepat dan tepat,” pesannya.
Selain itu ia berharap kepada para peserta untuk menanamkan niat yang tulus dan ikhlas bahwa tugas kemanusiaan yang dijalankan kelak adalah bentuk ibadah dan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Semoga seluruh rangkaian pendidikan ini berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan serta manfaat besar bagi Kabupaten Tulungagung khususnya dan Indonesia pada umumnya,”






