Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Trenggalek Capai 10 Persen, TNI Dorong Akses dan Ekonomi Desa

Trenggalek, Buserjatim.com – Kodim 0806/Trenggalek tengah melaksanakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (24/4/2026). Proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., mengatakan pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses penghubung yang aman dan memadai.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda saat ini telah mencapai sekitar 10 persen. Jembatan tersebut dirancang memiliki panjang 30 meter dengan lebar 1,5 meter dan diperuntukkan bagi mobilitas warga sehari-hari.

Jembatan itu akan menghubungkan wilayah Kecamatan Suruh dengan Kecamatan Kampak, tepatnya antara Desa Mlinjon dan Desa Timahan. Selama ini, keterbatasan akses menjadi salah satu hambatan utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun sosial.

“Pembangunan ini merupakan komitmen TNI AD melalui Kodim 0806/Trenggalek sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan akses penghubung yang aman. Kami menargetkan jembatan ini mampu mendorong kemajuan desa ke arah yang lebih baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, ia menambahkan kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Dengan terbangunnya jembatan tersebut, waktu tempuh dan biaya transportasi untuk distribusi hasil panen menuju pasar diharapkan menjadi lebih efisien. Kondisi ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan Kabupaten Trenggalek.

Pos terkait