BANGKALAN, BUSERJATIM.COM-
Setelah datangi kantor dinas perhubungan kabupaten Bangkalan, kini Aliansi masyarakat Blega bersatu datangi Satlantas Polres Bangkalan untuk mengadukan hal yang sama tentang kemacetan yang terjadi di pasar Blega, Desa Blega, Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Kamis, 07/04/2022.
Dalam audiensi yang berlangsung di kantor Satlantas Polres Bangkalan, beberapa keluh dan kesah Disampaikan oleh masyarakat Blega agar kemudian didiskusikan bersama dengan harapan menemui titik terang mengatasi kemacetan yang terjadi di jalan nasional raya blega tersebut.


Amir Jalal selaku Ketua umum menyampaikan bahwa tujuan nya mendatangi Satlantas Polres Bangkalan ini adalah bersilaturahmi sekaligus menindak lanjuti Audiensi di dishub pada Rabu kemaren terkait dengan kemacetan. Menurutnya, kemacetan yang terjadi Diblega tersebut dikarenakan kurangnya pengawasan dan ketegasan dari penegak hukum bahwa akar masalah kemacetan di Blega adalah ulah dari praktik parkir ilegal di sepanjang jalan dan Pedagang yang menggunakan baju jalan.
“Kami mendatangi Satlantas Polres Bangkalan ini adalah bersilaturahmi sekaligus menindak lanjuti Audiensi di dishub pada Rabu kemaren terkait dengan kemacetan. kemacetan yang terjadi diblega ini dikarenakan kurangnya pengawasan dan ketegasan dari penegak hukum kepada oknum yang melakukan praktik parkir ilegal di sepanjang jalan Blega dan Pedagang yang menggunakan baju jalan.”Ucap, Amir Jalal.
Selain itu Amir mengatakan, AMB2 ini datang untuk meminta satlantas polres Bangkalan untuk koordinasi Ke pihak pihak terkait kemacetan di kecamatan blega dan bekerja sama dalam keamanannya.
“Untuk menertibkan kemacetan di kecamatan Blega ini saya meminta kepada satlantas untuk berkoordinasi dengan pihak terkait dan meminta agar ada kerja sama untuk keamanan.” Ujar Amir Jalal.
Menanggapi hal tersebut, AKP Abdul Aziz Sholahuddin, S.H., S.I.K. selaku Kasatlantas Polres Bangkalan akan berkoordinasi dan turun langsung pada Jum’at 8 April 2022 untuk mencarikan solusi mengatasi kemacetan bersama stakeholder dikecamatan Blega.
“Kami akan memfasilitasi dengan pihak-pihak terkait untuk memecahkan masalah kemacetan dan menekankan untuk menertibkan parkir parkir liar dan pedagang yang beroperasi di bahu jalan,” Ujarnya.
Selain itu, Aziz juga mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan dishub kabupaten Bangkalan stakeholder kecamatan blega melakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait parkir yang dianggap mengganggu lalu lintas tersebut.
“Besok kita koordinasikan dulu, dan kita akan sampaikan secara buka bukaan, parkir ini milik siapa dan masuk kemana, kemudian kita berikan sanksi jukir dan pedagang yang tidak mentaati,” Pungkasnya. (Ansori/Hary77)






