PINRANG — buserjatim.com-
Gerak cepat ditunjukkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lembang, Muhammad Tasrim. Baru saja memegang amanah barunya, ia langsung turun tangan mengurai benang kusut terkait kondisi bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) DDI Batulosso yang sempat menjadi sorotan publik akibat kondisinya yang memprihatinkan.
Sebagai langkah konkret, Muhammad Tasrim menginisiasi sekaligus memfasilitasi pertemuan penting di Kantor Kecamatan Lembang pada Rabu, 29 Juli 2026. Forum mediasi ini mempertemukan unsur-unsur penting, mulai dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pinrang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pinrang, hingga pihak pengurus Yayasan MI DDI Batulosso.
Pertemuan tersebut digelar bukan tanpa alasan. Tujuannya satu: mencari jalan keluar terbaik dan memberikan kejelasan nyata terkait rencana rehabilitasi gedung sekolah agar anak-anak bisa kembali belajar dengan tenang dan aman.
Berbagai opsi dan skema penyelesaian dibahas secara mendalam dalam forum tersebut guna mempercepat proses pembangunan fisik sekolah. Di tengah pembahasan, pihak Yayasan MI DDI Batulosso menyampaikan ketegasan sikap mereka agar madrasah tersebut tetap berada di bawah naungan dan pengelolaan yayasan.
Menanggapi hal tersebut, seluruh instansi yang hadir menunjukkan sikap kooperatif. Mereka sepakat untuk menghormati keputusan yayasan dan merumuskan langkah penanganan yang tidak mencederai status kelembagaan yang ada. Fokus utama kini diarahkan pada bagaimana caranya agar renovasi fasilitas bisa segera dieksekusi dalam waktu dekat.
Ditemui usai kegiatan, Plt Camat Lembang Muhammad Tasrim menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Pemerintah kecamatan siap berdiri di garis depan untuk mengawal komunikasi lintas instansi ini agar rencana yang sudah disepakati tidak hanya berhenti di atas meja rapat.
“Kami berkomitmen mengawal proses ini hingga ada kepastian pelaksanaan perbaikan. Yang terpenting, anak-anak dapat kembali belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak,” ujar Muhammad Tasrim dengan nada tegas.
Ia juga optimistis, kolaborasi apik antara Pemerintah Kecamatan Lembang, Kemenag Pinrang, Dinas Pendidikan, serta pihak yayasan akan menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan gedung madrasah ini.
Langkah sigap ini sekaligus menjadi angin segar bagi para wali murid dan tenaga pendidik. Harapannya tentu saja satu: hak anak-anak di Batulosso untuk mendapatkan fasilitas belajar yang layak dan berkualitas bisa segera terwujud dalam waktu dekat.






