Malang | Buserjatim.com – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan terus dijaga oleh Paguyuban Pedagang Pasar Bawah Turen melalui tradisi doa bersama setiap malam Sloso Pon. Kegiatan rutin yang telah menjadi bagian dari kebersamaan para pedagang ini digelar sebagai ikhtiar memohon keselamatan, kelancaran rezeki, serta mempererat tali silaturahmi antarpedagang.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bawah Turen, Sutikno, bersama para pedagang. Do’a bersama dipimpin langsung oleh Kepala Pasar Turen, Saefuddin, SE, yang mengajak seluruh pedagang untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, dan suasana pasar yang kondusif.
Dalam doa yang dipanjatkan, para pedagang berharap seluruh aktivitas perdagangan di Pasar Turen senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, serta keselamatan bagi seluruh pedagang maupun para pengunjung.
Selain itu, para pedagang juga berharap agar Pasar Turen semakin tertata dengan baik, bersih, rapi, aman, dan nyaman. Mereka menginginkan seluruh pedagang dapat menaati aturan yang berlaku demi terciptanya ketertiban bersama khususnya pedagang yang sebagian masih melanggar buka lapak di trotoar dan jualan di atas sepeda motor di lokasi parkiran.
“Harapan kami, pedagang yang hingga kini masih belum mengikuti aturan dapat segera menyadari pentingnya ketertiban, sehingga pasar menjadi lebih nyaman bagi semua pihak,” ungkap salah seorang peserta doa bersama.
Tradisi do’a bersama Sloso Pon ini menjadi bukti bahwa para pedagang tidak hanya fokus menjalankan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan spiritualitas sebagai fondasi dalam membangun lingkungan pasar yang harmonis.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kemajuan Pasar Turen tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesadaran seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan, dan saling menghormati. Dengan semangat guyub rukun, Pasar Turen diharapkan terus berkembang menjadi pusat perdagangan tradisional yang aman, nyaman, dan semakin diminati masyarakat.(Ghufron/Red)






