Petik Padi Kalidawir, Plt Bupati Tulungagung Dukung Swasembada Pangan

TULUNGAGUNG BUSERJATIM.COM-Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap petani melalui bantuan sarana produksi, irigasi, alsintan, dan pendampingan pertanian. Petik padi Kalidawir kembali digelar oleh kelompok tani se-Desa Kalidawir, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto.

Tradisi petik padi atau methik pari merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat yang dilaksanakan sebelum masa panen. Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun dan hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Kalidawir.

Perwakilan kelompok tani Desa Kalidawir, Yakharim Mahmud, mengatakan tradisi methik pari rutin dilaksanakan menjelang panen padi.

“Tradisi ini rutin kami laksanakan sebelum panen padi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta untuk memohon keselamatan,” kata Yakharim.

Dalam kegiatan petik padi Kalidawir tersebut, para petani juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Aspirasi itu meliputi kemudahan akses pupuk bersubsidi, perbaikan infrastruktur irigasi, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Dukungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produksi padi sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Menanggapi aspirasi tersebut, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian.

Upaya itu dilakukan melalui penyediaan sarana produksi pertanian, pendampingan dan penyuluhan, penguatan infrastruktur irigasi, serta dukungan terhadap penyerapan hasil panen.

“Dukungan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di daerah,” ujarnya.

Ahmad mengatakan Dinas Pertanian Tulungagung telah menyalurkan sejumlah bantuan kepada petani, di antaranya benih padi unggul, pupuk bersubsidi, obat-obatan pengendali hama, serta alat dan mesin pertanian.

Selain bantuan sarana produksi, pendampingan kepada kelompok tani juga dilakukan melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

“Dengan pendampingan yang optimal dan penerapan teknik budidaya yang baik, diharapkan hasil panen dapat meningkat,” katanya.

Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus memperhatikan kebutuhan petani di wilayah Kalidawir guna meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami dari Pemkab Tulungagung akan terus memperhatikan para petani di Kalidawir guna meningkatkan kesejahteraan mereka. Semoga melalui tasyakuran petik padi ini, kita semua mendapatkan keberkahan berupa hasil panen yang melimpah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung Suyanto mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui edukasi teknologi, pelatihan inovasi pertanian, serta pendampingan dalam penanganan pascapanen.

pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pertanian, termasuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi desa maupun jaringan tersier untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian.

“Kami dari Dinas Pertanian Tulungagung akan terus memberikan perhatian melalui bantuan alsintan maupun bimbingan kepada para petani guna meningkatkan hasil pertanian demi terwujudnya swasembada pangan nasional,” katanya.

Kegiatan petik padi Kalidawir tersebut turut dihadiri Camat Kalidawir Rusdianto beserta jajaran Forkopimcam Kalidawir, petugas BPP dan PPL, Kepala Desa Kalidawir, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.

Pos terkait