Gedung PKK Kantor Camat Lanrisang Pinrang Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik di Pinrang

PINRANG – buserjatim.com-
Kebakaran hebat melanda Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang terletak di kompleks Kantor Camat Lanrisang, Kabupaten Pinrang, pada Rabu malam (15/7/2026). Bangunan berukuran sekitar 8 x 15 meter tersebut ludes dilalap si jago merah.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.12 WITA ini diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Menurut keterangan saksi mata, Habibi, seorang warga yang tinggal tepat di samping gedung, kobaran api pertama kali terlihat muncul dari bagian tengah bangunan. Menyadari besarnya potensi bahaya, saksi segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kencangnya hembusan angin membuat api dengan cepat merambat dan menghanguskan sebagian besar atap bangunan.
Pukul 23.17 WITA, saksi segera menghubungi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Lanrisang, Firman Sahuddin, SH. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

Respon cepat ditunjukkan oleh tim pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Mattiro Bulu tiba di lokasi pada pukul 23.28 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman intensif.

Berkat kerja keras petugas dan dukungan warga, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.36 WITA. Seluruh proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai dan situasi terkendali sepenuhnya pada pukul 00.15 WITA dini hari.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan. Atap gedung beserta berbagai peralatan kantor yang ada di dalamnya habis terbakar.
Berdasarkan taksiran awal, total kerugian material akibat musibah kebakaran di Gedung PKK Kecamatan Lanrisang ini mencapai kurang lebih Rp30.000.000 (Tiga puluh juta rupiah).

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait aset yang terdampak. Warga diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam pengecekan instalasi listrik di bangunan pemerintahan maupun rumah tinggal guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

Pos terkait