Gercep Layanan 110, Polsek Ngawi Kota Amankan Pelaku Pengambil Makanan di Angkringan dan Sepeda Angin

BUSERJATIM.COM –

Ngawi – Respon cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Ngawi Polda Jatim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.
Seorang pria berhasil diamankan petugas setelah diduga mengambil makanan di sebuah angkringan tanpa membayar di wilayah Dusun Ngronggi, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, Selasa malam (19/5/2026).

Bacaan Lainnya

Kejadian bermula saat warga melaporkan adanya seorang laki-laki yang mengambil makanan di angkringan pinggir jalan kemudian melarikan diri ke arah Masjid Baiturokhim Ngronggi.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro, S.H., bersama
Ka SPK Polsek Ngawi Kota dan personel piket serta Siaga 110 Polres Ngawi langsung bergerak menuju lokasi.

Setibanya di masjid, petugas mendapati pelaku sedang berada di lokasi dan sempat berusaha melarikan diri saat dimintai keterangan oleh jamaah. Namun berkat kesigapan petugas bersama warga, pelaku berhasil diamankan tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah mengambil makanan di angkringan tersebut. Selain itu, pelaku juga mengaku telah mengambil satu unit sepeda angin di lokasi lain yang saat ini masih didalami petugas.

Selanjutnya, pelaku dibawa Unit Opsnal Satreskrim Polres Ngawi guna proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Sementara barang bukti berupa sisa makanan telah dikembalikan kepada pemilik angkringan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Respon cepat merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (20/5/2026)

Saat ini situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif, sedangkan petugas masih melakukan pendalaman terkait dugaan pengambilan sepeda ontel dan menunggu laporan dari pihak korban.

Pos terkait