BUSERJATIM.COM –
PINRANG, 13 Mei 2026 – Kondisi jalan alternatif yang terletak di seberang Jembatan Biru, Lingkungan RT/RW 001/001, Kelurahan/Desa Tonyamang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, mulai mengalami kerusakan serius akibat tergerus derasnya aliran air hujan. Warga setempat kini diliputi kekhawatiran karena kerusakan jalan tersebut semakin meluas dan berpotensi memutus akses utama masyarakat.
Kerusakan jalan terjadi setelah wilayah tersebut beberapa kali diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Pada Rabu, (13/05/2026), warga melaporkan bahwa sebagian badan jalan telah longsor akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air. Luapan air yang melintasi badan jalan terus mengikis struktur tanah di sekitar jalan tersebut.
Jalan alternatif tersebut memiliki peran penting sebagai salah satu jalur utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Akses ini digunakan untuk keperluan bekerja, pergi ke sekolah, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan kegiatan perdagangan yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.
Warga menilai, apabila kondisi ini tidak segera ditangani, kerusakan akan semakin parah dan berisiko membuat jalan tidak dapat dilalui sama sekali. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan menghambat mobilitas masyarakat dan berdampak langsung terhadap roda perekonomian warga di Kelurahan/Desa Tonyamang dan sekitarnya.
“Kalau tidak segera diperbaiki, kerusakan jalan akan semakin melebar dan nantinya bisa putus total. Kami berharap pemerintah segera turun tangan,” ujar salah seorang warga.
Warga lainnya juga mengungkapkan rasa kecewa terhadap lambannya respons pemerintah terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Walaupun sebenarnya masih ada masyarakat yang tidak yakin pemerintah akan peka terhadap masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat,” tuturnya sambil tersenyum sinis.
Masyarakat Tonyamang berharap pemerintah daerah dan instansi terkait memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan tersebut. Mereka meminta agar perbaikan dilakukan secepat mungkin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menghindari dampak yang lebih luas terhadap kehidupan sosial dan ekonomi warga.
Hingga berita ini diturunkan pada Rabu, (13/05/, warga masih menantikan respons dan langkah konkret dari pihak terkait agar jalan alternatif di seberang Jembatan Biru tersebut segera diperbaiki sebelum benar-benar terputus.
Penulis: bhr






