BUSERJATIM.COM –
Banyuwangi – Sekolah merupakan wahana pendidikan untuk mencetak generasi berprestasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Selain itu juga mengajarkan adat sopan santun kepada siswa dan siswinya.
Tidak demikian dengan apa yang terjadi di SMA Negeri 1 Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Dimana seorang security telah mengeluarkan statement yang melecehkan dan menyinggung profesi awak media.
Berawal dari tim awak media yang berkunjung ke sekolah tersebut, Selasa (7/4/2026). Tiba di gerbang sekolah disambut oleh seorang security dengan ucapan, “Sekolah tidak ada dana untuk wartawan”.
Sehubungan saat itu Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Glagah (Abdullah, S.Pd, M.T) sedang rapat dan tidak bisa dikonfirmasi. Selanjutnya tim menuju Kantor Cabang Dinas Pendidikan Banyuwangi untuk konfirmasi.
Kasi SMA, Arif mengatakan, “Kepala Sekolahnya sudah saya hubungi, bahwa kejadian kemarin itu memang kesalahan dari securitynya. Dan pihak Kepala Sekolah tidak pernah memberikan instruksi seperti itu”.
Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Glagah, dalam keterangannya menyampaikan, “Apa yang diucapkan security memang salah dan bukan instruksi saya”.
“Saya sudah melakukan pembinaan kepada security tersebut. Dan minta maaf atas kejadian kemarin”, pungkasnya.
Apakah mungkin seorang security sekolah membuat statement tanpa arahan dari Kepala Sekolahnya? Diduga ada kejanggalan dengan ucapan security tersebut.
Salah satu awak media yang berkunjung juga menyampaikan, “menurut saya, apa yang disampaikan security kepada kami ada kejanggalan. Mungkin ucapan tersebut atas instruksi atau instruksi Kepala Sekolah”
(EHP22)






