Tragis! IRT di Pinrang Disiram Air Keras oleh Suami Sendiri, Kulit Melepuh dan Pelaku Diamankan Polisi

BUSERJATIM.COM –

PINRANG – Sebuah insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang mengerikan terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial HJ NR (41) harus terbaring lemas di bangsal Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Sitti Khadijah Pinrang, Senin (4/5/2026). Korban diduga menjadi sasaran penyiraman air keras yang dilakukan oleh suaminya sendiri.

Bacaan Lainnya

Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Leppangan, Kecamatan Patampanua. Berdasarkan informasi dari korban saat ditemui di ruang perawatan, serangan tersebut meninggalkan luka bakar serius pada bagian wajah dan tangan, hingga menyebabkan kulit melepuh parah. Bahkan, pakaian yang dikenakan korban turut rusak akibat terpapar cairan korosif tersebut.

Korban menceritakan momen mencekam tersebut dengan suara lirih. “Panas sekali sampai kulit melepuh,” ungkap HJ NR, Senin (4/5/2026).

Menurut penuturan korban, pelaku yang merupakan suaminya berinisial S (53), awalnya membeli kopi di sebuah warung sebelah lokasi kejadian. Namun, alih-alih meminumnya, tersangka membawa cairan berbahaya yang telah disiapkan sebelumnya di dalam botol bekas minuman ringan.

“S (pelaku) mendatangi tempat jualannya. Tapi bukan saya yang layani. Langsung saja dia menyiram tubuh saya dengan cairan itu dan langsung kabur,” cerita korban sambil menahan sakit.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif aksi brutal ini dipicu oleh kerenggangan hubungan rumah tangga. Diketahui, pasangan suami istri ini baru saja kembali ke Pinrang setelah beberapa tahun merantau di Pulau Kalimantan.

Selama periode tersebut, komunikasi antara keduanya dikabarkan semakin buruk, yang akhirnya memicu emosi tak terkendali dari sang suami hingga melakukan tindakan nekat menyiram air keras.

Menanggapi laporan tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pinrang bergerak cepat. Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda Gunawan, membenarkan peristiwa ini dan memastikan bahwa terduga pelaku telah diamankan pihak kepolisian hanya berselang beberapa jam setelah kejadian.

“Ya, pihak korban telah melapor. Pelaku sudah diamankan dan langsung kami proses. Saat ini masih dalam pendalaman untuk pelaku,” tegas AKP Ananda Gunawan saat dikonfirmasi via seluler, Senin malam.

Langkah sigap unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang ini menuai apresiasi dari keluarga korban. Salah satu anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya menyatakan rasa terima kasih atas kerja cepat polisi.

“Kami dari pihak keluarga sangat mengapresiasi Unit Resmob Satreskrim Polres Pinrang yang hanya berselang beberapa jam, terduga pelaku sudah diamankan,” ujarnya.

Saat ini, kondisi korban masih dalam penanganan intensif tim medis RSU Sitti Khadijah Pinrang untuk menangani luka bakar akibat air keras. Sementara itu, Polres Pinrang terus mendalami kasus ini untuk melengkapi barang bukti dan mempersiapkan berkas perkara guna diteruskan ke tahap penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan bahayanya kekerasan dalam rumah tangga dan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat antar pasangan, serta menegaskan komitmen aparat penegak hukum di Pinrang untuk menindak tegas segala bentuk tindak pidana kekerasan.

Pos terkait