Denpasar,Buserjatim.com- kamis 07 April 2022 sekira pukul 19.30-Selesai memasuki hari ke 6 ( Enam) Bulan Suci Ramadhan Kegiatan melaksanakan Sholat Taraweh dan Khultum Ramadhan yang bertempat di Masjid Darussalam Ubung Denpasar yang beralamat di Jalan Cokroaminoto No.155 Denpasar Bali yang di pimpin oleh Ust. Asy’ari Mushlih, S.H.I., dengan tema “Manfaat Puasa”.
Dalam Tausiyahnya Ust. Asy’ari Mushlih, S.H.I. menyampaikan bahwa manfaat puasa itu banyak sekali, baik itu secara dzohir ataupun batiniahnya. Secara dzohir jelas itu lebih kepada kesehatan dan tidak ada lagi perdebatan didalamnya. Sedangkan secara bathiniah, puasa adalah untuk kembali kepada hakikat Imsak (menahan) yaitu belajaar menahan dari banyak hal negatif. Disisi lain adalah belajar untuk lebih mengenal kedalam diri kita secara lebih mendalam. Artinya dengan berpuasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga tetapi lebih mendalami hakikat adanya pensyari’atan puasa itu sendiri. Setidaknya ada kesan mendalam dan ada dampak positif bagi jiwa manusia untuk lebih baik dari sebelumnya. Tegasnya

Selanjutnya Ust. Asy’ari menekankan agar selama berpuasa mulai melatih diri, bagaimana cara mempuasakan panca indera diantaranya pendengaran, penglihatan serta lisan dengan hati ikhlas. Karena asbab panca indera inilah banyak dosa yang dihasilkan.
Ust. Asy’ari yang juga sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pencak Silat NU Pagar Nusa Provinsi Bali dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kota Denpasar menghimbau khusus kepada para santri dan murid Pagar Nusa di seluruh Bali untuk selalu mengikuti apa yang sudah menjadi program pemerintah untuk saat ini yaitu vaksinasi. Pagar Nusa harus terdepan untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam hal menjaga kesehatan. Tidak hanya berdiam diri bahkan malah menjadi contoh yang tidak baik. Minimal mampu mensosialisasikan serta mendorong masyarakat untuk ikut mensukseskan program pemerintah dalam hal vaksinasi massal.
Selanjutnya Ust. Asy’ari mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus berdo’a agar wabah ini segera berlalu dan akhirnya kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan normal kembali baik secara sosial, pendidikan, peribadatan termasuk perekonomian. Pungkasnya.(Tmr/Red)






