BUSERJATIM.COM –
Jakarta , Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak mau sekadar besar di pusat. Mesin politiknya kini dipanaskan hingga ke akar rumput. Dalam konsolidasi nasional yang digelar di Jakarta, Minggu (12/4/2026), PSI menunjukkan keseriusannya membangun kekuatan hingga level desa.
Ketua Umum Kaesang Pangarep secara tegas mematok target ambisius: pembentukan 84 ribu Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) di seluruh Indonesia.
“Targetnya 84 ribu DPRt, bukan hal yang gampang, tapi kita kejar supaya akhir tahun ini sudah terbentuk sampai tingkat desa,” tegas Kaesang di hadapan seluruh DPW PSI se-Indonesia.
Langkah ini bukan sekadar retorika politik. PSI tengah melakukan konsolidasi besar-besaran untuk menyamakan gerak langkah dari pusat hingga daerah. Strategi ini diyakini menjadi kunci untuk memperkuat struktur partai secara menyeluruh.
Data internal PSI menunjukkan progres yang cukup signifikan. Saat ini, sekitar 74 persen struktur di tingkat kecamatan telah terbentuk dan terus mengalami peningkatan. Ini menjadi sinyal kuat bahwa PSI serius memperluas jangkauan politiknya hingga ke pelosok.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie menegaskan bahwa PSI tetap mengusung semangat keterbukaan bagi semua kalangan.
“PSI adalah partai super terbuka… semua orang diterima, semua orang adalah pemegang saham,” ujarnya.
Dengan semakin banyak tokoh dan elemen masyarakat yang bergabung, energi perubahan yang diusung PSI disebut kian terasa. Partai berlambang gajah ini tampak serius membangun kekuatan politik berbasis partisipasi publik.
Konsolidasi nasional ini pun menjadi sinyal kuat: PSI tak lagi bermain di level elite semata, tetapi siap bertarung hingga ke desa-desa.
Kini, bola ada di tangan masyarakat. Akankah gelombang perubahan itu benar-benar lahir dari akar rumput? Waktu yang akan menjawab.(Ghufron/Red)






