Kapolsek Gabuswetan AKP Agus Kristiana, S.HI., Jadi Pembina Upacara Bendera Hari Senin di SMKN 1 Gabuswetan

Gabuswetan, Kapolsek Gabuswetan Polres Indramayu Polda Jabar AKP Agus Kristiana, S.HI., menerima kesempatan menjadi pembina upacara bendera merah putih pada Hari Senin di lingkungan sekolah, Senin (22/1/2024).

Sebelum melaksanakan upacara bendera merah putih, kedatangan Kapolsek Gabuswetan disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Gabuswetan beserta jajaran staf dan guru. Tak hanya itu, para siswa juga turut antusias menyambut kedatangan Kapolsek Gabuswetan yang akan bertugas menjadi pembina upacara.

Kapolres Indramayu AKBP Dr. M. Fahri Siregar melalui Kapolsek Gabuswetan AKP Agus Kristiana menyampaikan, kehadirannya di lingkungan sekolah sebagai ajang mempererat silaturahmi dengan seluruh komponen masyarakat dalam hal ini SMKN 1 Gabuswetan. Tak hanya itu, Polri hadir di lingkungan sekolah sebagai upaya pembinaan, penyuluhan kepada para murid untuk memperkokoh dan memperkuat ketahanan diri agar tidak terpengaruh atau terprovokasi hal-hal negatif.

“Wujud dari pada kehadiran Polri di sekolah-sekolah menjadi pembina pada pelaksanaan upacara pada hari Senin ini. Ini bertujuan agar Polri dapat memberikan himbauan, ajakan, dan partisipasi para peserta didik dan segenap civitas akademi sekolah untuk bersama sama menciptakan situasi proses belajar mengajar yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Gabuswetan,” kata AKP Agus Kristiana.

AKP Agus Kristiana mengimbau kepada para sekolah dan guru agar selalu senantiasa menjaga dan mengawasi betul perilaku para murid agar tidak terpengaruh hal-hal negatif. Bagi para siswa diminta agar sepulang sekolah langsung pulang kerumah dan tidak melakukan aktifitas di luar sekolah, seperti nongkrong dan lain sebagainya.

Bagi para guru, Kapolsek Gabuswetan meminta agar selalu menjalin komunikasi dengan orang tua atau wali tentang kondisi murid untuk memastikan terhindar dari tindakan yang bisa merugikan/membahayakan diri mereka.

“Hindari pergaulan diluar sekolah yang dapat merugikan diri sendiri dan dapat menjerumuskan ke hal hal negatif, contohnya penyalahgunaan narkoba, tawuran, geng motor dan lain lain. Bijak dan cerdas dalam penggunaan media sosial. Terpenting adalah peserta didik atau murid merupakan aset bangsa dan pemimpin masa depan yang harus kita jaga bersama,” ujar Kapolsek didampingi Kasi Humas Polres Indramayu AKP Saefullah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *