BUSERJATIM.COM –
Pinrang – Jembatan Biru Maccubbu yang terletak di RT/RW 001/001, Kelurahan/Desa Tonyamang, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, kini tampak tua dan memprihatinkan. Infrastruktur yang selama ini menjadi akses utama masyarakat tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. (15/02/2026)
Jembatan yang dikenal masyarakat sejak lama itu merupakan salah satu urat nadi perekonomian warga. Selain menjadi penghubung antarwilayah, jembatan tersebut juga menjadi jalur utama aktivitas harian masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, sekolah, maupun distribusi hasil pertanian dan perdagangan.
Namun, kondisi fisiknya kini semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, salah satu tiang penyangga di bagian tengah jembatan dilaporkan telah lepas dan tidak berada pada posisi semestinya. Hal ini membuat struktur jembatan dinilai tidak lagi kokoh.
“Sekarang kekuatan utama jembatan hanya bertumpu pada tiang di bagian pinggir saja. Kami khawatir sewaktu-waktu bisa roboh,” ujar salah satu warga.
Warga pun mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap kondisi tersebut. Mereka berharap perbaikan tidak menunggu hingga terjadi korban jiwa atau insiden yang tidak diinginkan.
“Mungkinkah nanti setelah ada korban baru pemerintah datang memperbaiki?” ungkap warga lainnya dengan nada kecewa.
Masyarakat berharap agar Jembatan Biru Maccubbu segera mendapatkan prioritas perbaikan, baik melalui renovasi menyeluruh maupun pembangunan jembatan baru. Perbaikan dinilai penting demi menjamin kelancaran, kenyamanan, serta keamanan seluruh pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menantikan respons dan langkah konkret dari pihak terkait agar kondisi jembatan tersebut segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
Penulis: bhr






