Hukum  

Diduga Oknum Kades Korupsi Dana Desa, Yang Ditangani Pihak Kejaksaan Negeri Sukamara, terkesan mandek,Diam dan Seperti Ditelan Bumi

Ada apa ya.???? –

KALTENG, BUSERJATIM.COM-
Kalimantan Tengah, -Sabtu, -(25 – Juni – 2022)

SUKAMARA,. – Kasus dugaan tindak pidana korupsi yang mengacu terhadap Oknum Kades desa lupu peruca – kecamatan balai riam – kabupaten – Sukamara – provinsi – kalimantan tengah,

Kini terkesan mandek, hingga saat sekarang ini kurang lebih empat bulan kasus tersebut, masih tidak bisa terungkapkan,serta juga tak ada kejelasaan yang falid nya, , ,

‘Anggap, punya anggap, ????
Sedikit aneh tapi nyata, dan disayangkan , akan tetapi memang nyata ada pada kenyataan,

Namun, informasi yang berhasil dihimpun kan awak media, – bahwa menurut nya dari bulan maret hingga saat ini (Sabtu – 25 – Juni -2022) saat di pertanyakan perihal masalah tersebut, karena tidak ada keterangan yang cukup jelas dari pihak oknum yang menangani kasus tersebut di Kejaksaan negri sukamara – provinsi kalimantan tengah.

‘‘ Padahal kasus tersebut sudah berproses, hingga sudah ada pemanggilan tehadap Oknum Kades tersebut , untuk keterangan lebih lanjut, hingga pihak Kejaksaan Negeri Sukamara pun sudah ada melakukan pemanggilan dan meminta data” anggaran yang dilaporkan.,

“Sudah kami panggil Kades nya dan kami minta data² anggaran yang dilaporkan, ‘‘Ungkapnya Diky di Kejaksaan negri sukamara melalui via WhatsApp pada, (12 – April – 2022) .

‘‘Dan sekarang pak Kades sedang mempersiapkan data² nya, ‘‘Ujar Diky di Kejaksaan negri sukamara,..
Namun sedikit janggal dan disayangkan terkait hasil pemeriksaan masih belum bisa di tindak lanjuti, di karena kan pa odih yang sebagai pelapor masih dalam hutan dan gak bisa ke kantor, ‘‘Jelasnya Diky ,….

(D)“Sementara msh blm mas, krna pak odih msh di dlm hutan blm sempat ke kntr, ”

(F)‘‘Siap, berrti intinya perihal permasalaha tersebut tidak bisa di proses dan ditangani oleh kejaksaan negri sukamara, dikarenakan pak odi masih berada di dalam hutan,, , ,

Okey baik lah bapak, Terima kasih atas informasinya, , ,
.
‘’Ijin, perkara teresbut biar kami naik ke pihak kejati kalteng, Terima kasih 👍🤝🙏, ’’

(D) “ Maaf mas Fauzan ini salah pengertian, bukan tidak bisa namun kami msh menunggu kedatangan pak Odih selaku pelapor nya,

“Dari awal kan saya sdh bilang mohon dibantu mas utk pak Odih agar bisa ke kntr syaa utk dimintai ketrangan nya trkait dgn surat lapdu nya, .

(F) ‘‘ lah koq bilang salah pengertian sih, bagaimana maksud bapak. .
saya tau aturan pak, dan walaupun saya begini” juga tau seperti apa SOP sistem kerja pihak pemerintah kejaksaan, , ,

“ berrti kalo oknum pelapor nya tidak ada atau belum ada kekantor, maka permasalahan untuk sementara di pendam dan dipending hingga seterusnya berrti ya, , ,,.

“ siap, saya paham dan saya juga sudah bantu , namun kembali lagi semua nya pihak sampean , karena itu semua ranah tugas nya pihak sampean kan, maka seharusnya di kerjakan sebagaimana mestinya ,. .(F)…

(D) “ Iyaa saya paham mas Fauzan cuma saya mintaa maaf krna sya jg sedang ada Penyelidikan, penyidikan dan sedang dlm pemberkasan utk dinaikkan ke tahap penuntutan jdi saya saya mohon maaf jika saya ada kurang tanggap dlm hal ini 🙏🏻,

Demikian kiranya terkait perihal tersebut,
FAUZAN, berharap kepada pihak Kepala Kejaksaan Negeri Sukamara , agar kiranya dapat mengungkap kembali atas kasus dugaan korupsi tersebut, dan untuk ke depan nya supaya tidak terulang lagi terdiam sepeti ditelan bumi, ‘‘ tegasnya FAUZAN, Sabtu, (25 – Juni – 2022)

(FAUZAN)