Magetan. buserjatim.com – Upaya mitigasi bencana merupakan salah satu upaya pengurangan risiko bencana. Mitigasi bencana dilakukan untuk mengantisipasi kejadian bencana, guna meminimalkan korban dan kerugian.
Pelaksanaan mitigasi bencana yang berorientasi pada peningkatan kemampuan masyarakat melalui partisipasi masyarakat akan mengarah kepada: upaya mitigasi bencana bersama masyarakat di kawasan rawan bencana secara mandiri; pembangunan dan pengelolaan sumberdaya alam untuk kelangsungan kehidupan di kawasan rawan bencana; dan pendekatan multisektoral, multidisiplin serta multibudaya.
Bertempat di aula Balaidesa Bulugledeg Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan , Danramil 0804/13 Bendo memberikan Pelatihan Mitigasi Bencana kepada satlinmas Desa Bulugledeg. Selasa (06/09/2022)
Danramil 0804/13 Bendo Kapten Inf Arif Wahyu Jatnika mengatakan kegiatan ini diberikan kepada para anggota satlinmas guna mengantisipasi bila terjadi bencana. Pemberian materi dan Pembinaan bertujuan untuk mengoptimalkan peran tugas Linmas di wilayah maupun desa agar sehingga apabila terjadi bencana maka tidak bingung dan korban bisa diminimalisir sebab penanganannya tepat.
Dalam tanggap bencana tugas pokok anggota Linmas salah satunya membantu dalam penanggulangan bencana alam. Artinya “Anggota Linmas harus siap siaga jika terjadi bencana alam banjir, longsor dan bencana lainnya seperti angin puting beliung, pohon tumbang, kebakaran, dan lain-lain”,
Pengetahuan ini agar diperhatikan dan disesuaikan dengan lingkungan setempat sebab tiap daerah punya potensi sendiri sendiri akan adanya bencana alam. Yang perlu diperhatikan adalah mengajak masyarakat sekitar untuk peduli dan tanggap akan kondisi masing – masing. Serta mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif apabila terjadi bencana siapa berbuat apa itu diberikan instruksi, “pungkas Danramil”. (R13)






