BUSERJATIM.COM –
SURAKARTA – Kecelakaan tunggal melibatkan bus antarkota terjadi di Jembatan Jurug pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Bus jurusan Surabaya–Yogyakarta tersebut mengalami oleng hingga menghantam pagar jembatan dan melintang di badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari arah Karanganyar menuju Surakarta sempat lumpuh total saat proses evakuasi berlangsung.
Wakapolresta Polresta Surakarta, AKBP Sigit, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Tim Unit Laka Lantas, tenaga medis dari Pos Jurug, serta relawan segera diterjunkan ke lokasi.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah evakuasi cepat bersama Dinas Kesehatan. Semua unsur kami turunkan untuk penanganan korban,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun, total terdapat 28 orang dalam bus, termasuk penumpang dan kru. Sebanyak 25 penumpang dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat. Meski demikian, petugas tetap memberikan pendampingan medis guna mengantisipasi trauma pascakejadian.
Untuk membantu kelanjutan perjalanan, pihak kepolisian mengerahkan kendaraan dinas guna mengantar penumpang ke Terminal Tirtonadi.
Sementara itu, kernet bus bernama Aslam mengungkapkan kronologi kejadian. Ia menyebut sopir bus kaget saat melihat sepeda motor yang parkir atau berhenti di sisi jembatan.
“Kaget sopirnya, ada sepeda motor parkir di situ. Sopir langsung kaget, goyang, lalu banting setir. Beruntung ada pagar jembatan itu, kalau tidak ada ya sudah,” ungkapnya.
Manuver mendadak tersebut membuat bus kehilangan kendali, oleng, dan menghantam pagar jembatan hingga akhirnya melintang di jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Setelah proses evakuasi selesai, badan bus berhasil dipindahkan dan arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berhenti atau parkir sembarangan di area rawan seperti jembatan, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.






