Trenggalek, Buserjatim.com – Harapan masyarakat Kabupaten Trenggalek untuk hadirnya satuan baru TNI semakin mendekati kenyataan setelah rencana pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 531/Menak Sopal di Kecamatan Watulimo dipastikan segera terealisasi. Sebagai bentuk kesiapan awal, Kodim 0806/Trenggalek melalui Koramil 0806-07/Watulimo melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di kawasan Rusunawa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, yang akan digunakan sebagai pangkalan sementara satuan tersebut, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan dipimpin Danramil 0806-07/Watulimo Kapten Inf Wawan Irianto dan dihadiri UPT Wisata Kecamatan Watulimo Abu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Trenggalek Candra, anggota Koramil 0806-07/Watulimo, serta personel dari sektor pariwisata Kecamatan Watulimo. Pembersihan dilakukan untuk menyiapkan lingkungan yang layak dan mendukung penempatan awal personel Yon TP.
Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., mengatakan kehadiran Yon TP 531/Menak Sopal tidak hanya memperkuat aspek pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat serta percepatan pembangunan daerah.
“Untuk sementara mereka akan menggunakan bangunan yang sudah ada. Selanjutnya akan dibangun fasilitas dan sarana pendukung sesuai kebutuhan operasional satuan. Kehadiran Yon TP merupakan investasi strategis yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Trenggalek,” terangnya
Dandim menambahkan keberadaan ratusan prajurit TNI di Watulimo diyakini akan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui bertambahnya kebutuhan barang dan jasa, peluang usaha masyarakat, serta berkembangnya sektor pendukung lainnya di sekitar kawasan penempatan satuan.
“Kami melihat banyak manfaat yang akan dirasakan masyarakat. Selain memperkuat pertahanan dan keamanan, keberadaan Yon TP juga akan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka ruang percepatan pembangunan wilayah,” tegas Dandim.
Kawasan Watulimo yang selama ini dikenal sebagai sentra maritim dan destinasi wisata alam diproyeksikan berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Trenggalek. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat pengembangan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pesisir selatan tersebut.






