Soroti Pengerjaan fisik Gedung Literasi, LSM LIRA angkat bicara

MAGETAN | buserjatim.com – Beberapa waktu lalu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Magetan yang dinahkodai Supriyanto,S.Sos, mendatangi Gedung Literasi Guna melihat kondisi fisik dari gedung yang baru dibangun tahun 2021 lalu yang menelan biaya Milyaran. Salah satu proyek prestisius dari Pemkab Magetan tersebut terlihat sepi dan ada kerusakan dari beberapa sudut gedung.

Supriyanto, S.Sos selaku Ketua LSM LIRA Magetan Ironis melihat gedung yang dibangun baru selesai beberapa bulan lalu banyak kerusakan di beberapa tempat mulai dari pemasangan paving, banyak atap plafon yang jebol jatuh berserakan di lantai, “Saya kira ini masih dalam masa perawatan agar dinas terkait segera menegur kontraktor pelaksana segera melakukan pembenahan,” ungkap Supriyanto, S.Sos

Dijelaskan Supriyanto apa yang dilakukan dirinya merupakan bagian dari kontrol dan kritik guna mensikapi laporan maayarakat.Banyak masyarakat menyampaikan sejak selesai dibangun gedung literasi ini sering terlihat sepi tanpa aktifitas dan parahnya lagi bangunan sudah mulai ada kerusakan.

“Kami akan memantau terus agar gedung yang katanya jadi kebanggaan masyarakat Magetan ini tidak terkesan mangkrak,” tegas Supriyanto.

Harusnya aparat terkait harus mengecek dan memeriksa kondisi bangunan ini. Gedung yang baru dibangun dan masih dalam masa perawatan sudah terlihat banyak kerusakan. Patut diduga dan perlu ditindaklanjuti dalam proses pengerjaan yang terkesan asal asalan.
Kami LSM Lira menduga dari terserap nya dana/anggaran

Dari jumlah dana yang terserap dan kualitas bangunan yang kurang bagus dipandang secara kasat mata aparat berwenang dalam hal ini inspektorat, BPK bahkan aparat penegak hukum menindaklanjuti hal ini. bila memang tidak ada kesesuaian bisa segara ditindaklanjuti lebih jauh lagi.Apalagi ini mungkin masih dalam masa perawatan, kontraktor pelaksana bisa segera melakukan perbaikan dan pembenahan pada bagian bagian yang rusak

Kami LSM Lira akan bersurat pada pihak pihak terkait agar segera dilakukan perbaikan ulang mengingat kondisi bangunan seperti atapnya mulai rusak berjatuhan, pemasangan paving banyak yang sudah lepas juga pemasangan keramik yang kurang bagus sehingga menimbulkan genangan air disekitarnya.Sehingga bangunan yang digadang gadang menjadi kebanggaan msayarakat Magetan ini benar benar terwujud, tidak seperti sekarang ini kondisinya. (Ipung Agustina)