BUSERJATIM GRUOP –
NGAWI – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Ngawi menggelar aksi unjuk rasa damai, Senin (9/12/2024). Aksi ini berlangsung di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ngawi dengan isu utama dugaan korupsi dana hibah tahun anggaran 2022 senilai Rp19,17 miliar.
Ketua PC PMII Ngawi, Abdul Latif Sasmita, mengungkapkan bahwa aksi ini melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, seperti STKIP Modern Ngawi, STAI Ma’arif Kendal, Institut Agama Islam Ngawi, dan STIT Islamiyah Paron.
“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik,” ujar Abdul Latif.
Tuntutan Mahasiswa
Dalam aksinya, para mahasiswa menyuarakan beberapa tuntutan utama, yaitu:
1. Meminta Dinas Pendidikan untuk bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
2. Menuntut transparansi dalam pelaksanaan anggaran sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).
3. Meminta klarifikasi atas dugaan kerugian negara terkait korupsi dana hibah.
Tanggapan Kepala Disdikbud
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Disdikbud Ngawi, Sumarsono, S.H., M.Si., memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dan menegaskan komitmen pihaknya untuk menjalankan prinsip anti-KKN.
“Kami sangat menghargai masukan dari mahasiswa. Kami akan terus berupaya menjalankan transparansi anggaran sesuai aturan dan berkomitmen pada prinsip anti-KKN,” tegas Sumarsono.
Pengamanan dari Polres Ngawi
Polres Ngawi menurunkan lebih dari 100 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi. Wakapolres Ngawi, Kompol Achmad Robial, S.E., S.I.K., M.H., yang memimpin pengamanan, menyatakan bahwa pihaknya memastikan keamanan baik bagi pengunjuk rasa maupun pengguna jalan yang melintas.
“Kami memastikan situasi tetap kondusif, baik bagi peserta aksi maupun masyarakat umum. Pengamanan ini dilakukan untuk mewujudkan ketertiban lalu lintas serta memberikan rasa aman kepada semua pihak,” ujar Kompol Achmad Robial didampingi Kabag Ops Kompol Khristanto Widhy.
Aksi damai ini berlangsung tertib. Setelah menyampaikan aspirasi mereka, peserta aksi membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 10.45 WIB.
red






