BOGOR – Polsek Dramaga bersama Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor berhasil mengamankan pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), usai video peristiwa tersebut viral di media sosial. Satu orang tersangka berinisial H.S. (27) berhasil ditangkap di kediamannya di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 16 Juli 2025.
Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Senin, 14 Juli 2025, sekitar pukul 23.30 WIB di Kampung Sempur, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Dalam video yang tersebar luas, tampak korban tergeletak dengan wajah dan pakaian berlumuran darah. Kepada saksi di lokasi, korban mengaku menjadi korban pembegalan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui menodongkan pisau ke arah leher korban dari belakang. Korban sempat melakukan perlawanan, namun akibatnya menderita luka pada jari tangan, leher, bibir, serta kepala akibat sabetan senjata tajam dan pukulan dari pelaku. Pelaku kemudian melarikan diri saat melihat sorot lampu motor warga yang melintas di lokasi kejadian.
Setelah mendapatkan laporan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Polsek Dramaga segera berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Bogor untuk mengusut tuntas kasus ini. Kerja sama cepat dan sigap aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil dengan ditangkapnya tersangka hanya dua hari setelah kejadian.
Atas perbuatannya, H.S. dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dan/atau Pasal 53 KUHP terkait percobaan tindak pidana.
Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan penertiban serta menindak tegas segala bentuk gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Dramaga.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Dramaga. Tindakan cepat ini adalah bentuk keseriusan kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Aparat kepolisian juga mengapresiasi peran aktif warga dan media sosial yang turut membantu pengungkapan kasus ini.






