Polres Ngawi Intensifkan Patroli Cegah Perang Sarung Jelang Sahur

BUSERJATIM.COM –

Ngawi – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Ngawi melaksanakan patroli intensif serta memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja, menjelang waktu sahur.

Patroli yang digelar pada dini hari tersebut menyasar sejumlah titik rawan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya anak muda, seperti jalan protokol, kawasan permukiman warga, serta tempat-tempat yang kerap dijadikan lokasi nongkrong.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi perang sarung yang dapat membahayakan keselamatan para remaja dan mengganggu ketertiban umum. Selain berpotensi menimbulkan luka fisik, aksi tersebut juga dikhawatirkan memicu konflik yang lebih luas di tengah masyarakat.

Selain patroli rutin, petugas juga melaksanakan patroli dialogis dengan warga. Dalam kesempatan itu, aparat kepolisian mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.

“Kami terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur, untuk mencegah terjadinya perang sarung maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan. Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya dan mengarahkan mereka pada kegiatan positif selama Ramadan,” ujar AKBP Prayoga, Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dan preventif dalam setiap kegiatan patroli. Kepolisian berharap masyarakat dapat berperan aktif menjadi mitra dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan adanya patroli rutin tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Ngawi tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan penuh ketenangan.

Pos terkait