Babinsa Desa Geger Dampingi Kelompok Tani Ngudiluhur Semprot Padi Cegah Hama Wereng

 

MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Geger, Serma Sutopo, melaksanakan kegiatan pendampingan penyemprotan tanaman padi bersama Kelompok Tani Ngudiluhur di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Selasa (3/12). Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah serangan hama wereng yang dapat merusak hasil pertanian dan berdampak pada menurunnya produksi padi.

Bacaan Lainnya

Serma Sutopo menjelaskan bahwa keberadaan Babinsa di tengah-tengah petani sangat penting, terutama dalam memberikan pendampingan teknis pertanian yang tepat. “Penyemprotan dengan pestisida yang sesuai adalah salah satu langkah penting untuk menjaga tanaman padi agar tetap sehat dan terhindar dari hama. Kami bersama kelompok tani memastikan penggunaan pestisida yang aman dan efektif untuk tanaman,” ujar Serma Sutopo.

Kegiatan penyemprotan ini melibatkan seluruh anggota Kelompok Tani Ngudiluhur, yang bekerja sama untuk melindungi tanaman padi mereka dari ancaman hama wereng yang kerap menyerang saat musim tanam. Hama wereng dikenal sebagai salah satu musuh utama para petani padi, yang jika tidak ditangani dengan cepat, dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada hasil panen.

Ketua Kelompok Tani Ngudiluhur, Slamet, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami merasa lebih terbantu dengan adanya pendampingan dari Serma Sutopo, karena selain memberi arahan dalam cara penyemprotan yang benar, beliau juga mengingatkan kami tentang pentingnya keselamatan dalam menggunakan bahan kimia pertanian,” kata Slamet.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani dapat lebih memahami cara pencegahan dan penanggulangan hama secara efektif dan ramah lingkungan. Serma Sutopo menegaskan bahwa TNI akan selalu siap mendampingi petani dalam upaya meningkatkan hasil pertanian, karena ketahanan pangan yang kuat merupakan bagian dari ketahanan negara. Dengan kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat, diharapkan Desa Geger dapat terus meningkatkan produktivitas pertaniannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *