KARANGREJO,BUSERJATIM.COM- Guna menanamkan serta meningkatkan kemampuan dan kapasitas Linmas di wilayah binaan, Babinsa Koramil tipe B 0804/07 Karangrejo Koptu Fajar Setiyono wilayah desa Kauman latih dasar-dasar peraturan baris berbaris dalam membentuk kedisiplinan memberikan tambahan materi penanggulangan bencana kebakaran.
Disela kegiatan pelatihan pelindung masyarakat (Linmas) Koptu Fajar menyebutkan sebagai anggota Linmas harus memiliki jiwa disiplin sebagai modal awal dalam melakukan tugasnya sebagai Linmas.
Selain itu Fajar juga menyebutkan dengan pelatihan baris berbaris dapat menumbuhkan jiwa persatuan dan kesatuan serta wawasan kebangsaan.
“Dengan pelatihan ini diharapkan kedepannya Linmas sebagai salah satu unsur pemerintahan desa mampu menjadi contoh dalam setiap pelaksanaan tugasnya serta mampu mengatasi masalah yang ada dilingkungan masyarakat”.
Lebih lanjut Fajar mengatakan akan terus bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan aparatur pemerintahan desa dalam setiap pelaksanaan tugasnya sebagai aparat kewilayahan”, Tuturnya.
Pembinaan Linmas ini sendiri, menurut Fajar, merupakan salah satu kegiatan pembinaan perlawan wilayah (Binwanwil) dimana Babinsa memiliki tugas menjalin kemitraan dengan para anggota Linmas.
“ini dimaksudkan agar dalam mengawasi terhadap segala perkembangan yang terjadi di wilayah binaannya. Dengan dilaksanakannya pembinaan maka para anggota Linmas akan bisa menjalin hubungan kerja yang harmonis, meski materi yang disampaikan adalah gerakan ketangkasan fisik seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB) namun melalui pengetahuan Wawasan Kebangsaan mereka akan belajar tata cara hidup berbangsa dan bernegara dengan benar,”ujarnya.
Linmas sendiri, lanjut dia, sebagai bagian masyarakat, harus dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya dalam hal disiplin dan semangat bela negara.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk pembinaan jiwa korsa atau kebersamaan terhadap rekan sesama Linmas serta mereka dituntut untuk memiliki loyalitas yang tinggi atas tanggungjawab yang diembannya,”tutupnya.
Sumber : penerangan/ ipung






