[t4b-ticker]

MENINGGAL DUNIA DIDUGA BUNUH DIRI DENGAN CARA MENCEBURKAN DIRI KE DALAM SUMUR

NGANJUK,BUSERJATIM.COM-telah menggal dengan tragis dengan cara bunuh diri,di dalam sumur dengan🌐 KORBAN:
βš– SUWITO, laki laki, 77 tahun, Alamat Dsn/Desa ketandan Kec.Lengkong, kab Nganjuk
🌐 WAKTU DAN TKP:
βš– Pada hari Selasa tanggal 03 Agustus 2021 diketahui sekira pukul 19.30 Wib. Di rumah korban alamat dsn/Desa Ketandan RT 05 RW 02 Kec. Lengkong Kab. Nganjuk

🌐 SAKSI – SAKSI :

  1. AGUS PRIYANTO (anak)
  2. SUPINI (istri).

🌐 KRONOLOGIS KEJADIAN :
βš– Pada hari Selasa tanggal 03 Agustus 2021 diketahui sekira Pukul 19.30 Wib dan dilaporkan ke Polsek Lengkong sekira pukul 20.30 WIB bahwa telah terjadi orang meninggal dunia diduga menceburkan diri ke dalam sumur, korban atas nama SUWITO, dengan kronologis sebagai berikut :
Pada pukul 19.10 WIB, istri korban atas nama SUPINI hendak memberi makan malam untuk korban. Pada saat itu SUPINI mencari korban di kamarnya tetapi tidak ada di dalam kamar. Kemudian SUPINI memanggil anaknya yang bernama AGUS PRIYANTO dan menanyakan bapaknya ada di mana tetapi AGUS PRIYANTO tidak mengetahuinya, setelah itu AGUS PRIYANTO mencari korban ke luar rumah namun tidak ketemu. Selanjutnya AGUS PRIYANTO melanjutkan mencari korban di belakang rumah. Pada saat di belakang rumah, AGUS PRIYANTO melihat lampu kandang sapi dalam keadaan padam, kemudian AGUS PRIYANTO menyalakan lampu kandang sapi dan melihat sumur yang sudah tidak dipakai berada di samping kiri kandang sebelumnya tertutup papan dengan rapi tetapi pada saat itu papan penutup sudah terbuka dan berada di samping kanan sumur. Selanjutnya AGUS PRIYANTO merasa curiga dan memanggil SUPINI untuk meminta tolong mengambilkan senter. Setelah dicek ke dalam sumur, ternyata benar terdapat korban mengapung di dalam sumur dengan posisi tengkurap. Diduga korban sengaja menceburkan diri ke dalam sungai karena depresi memiliki riwayat penyakit paru-paru menahun yang tidak kunjung sembuh. Atas kejadian tersebut, AGUS PRIYANTO menyampaikan ke Perangkat Desa dan dilaporkan ke Polsek Lengkong sekira jam 20.30 wib. Selanjutnya petugas polsek Lengkong dibantu warga mengangkat korban dan setelah diperiksa bagian Medis mantri Puskesmas Lengkong menyatakan bahwa tidak di temukan tanda tanda kekerasan / penganiayaan bagian tubuh Korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena depresi tidak kunjung sembuh dari penyakitnya .

Sumber : Humas

Jurnalis : Alex