[t4b-ticker]

Dandim 0803/Madiun: Aplikasi Silacak Dan inaRISK Mudahkan Tracer Lakukan 3T.

MADIUN,BUSERJATIM.COM – Sebagai upaya antisipasi terhadap lonjakan kasus penularan Covid-19 diwilayah teritorilnya, Kodim 0803/Madiun gencar melakukan 3T (testing, tracing dan treatment). Dengan menggunakan aplikasi Silacak Dan inaRISK terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Edwin Charles kepada media center, Senin (2/8) mengatakan, dalam setiap temuan kasus, proses tracing (pelacakan), testing (pemerikasaan dini) dan treatment (perawatan) wajib dilakukan. Tracing tidak hanya secara manual, namun secara elektronik menggunakan aplikasi silacak.

“Para Babinsa yang sebelumnya mendapat pelatihan work shop Training of Trainer (TOT) Covid-19 dan pelatihan penggunaan aplikasi Silacak Dan inaRISK, kami terjunkan untuk membantu pelaksanaan testing dan tracing di wilayah masing-masing. Upaya 3T akan lebih mudah dengan adanya tracing digital menggunakan tersebut,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, dengan menggunakan aplikasi Silacak Dan inaRISK para Babinsa atau tracer akan lebih dimudahkan dan lebih cepat dalam input data terkait pelaksanaan 3T.

“Jadi semakin cepat data tracing dan testing yang masuk, maka langkah-langkah penanganan yang tepat akan segera dapat kita dilakukan, sehingga lonjakan kasus positif dapat ditekan,” lanjutnya.

Dengan adanya aplikasi Silacak Dan inaRISK tentu akan mempermudah melakukan 3T, namun demikian bukan berarti tidak ada kendala dalam pelaksanaanya.

“Masalah di lapangan sering ditimbul, manakala ada masyarakat yang tidak mau swab test. Babinsa atau tracer diminta untuk tetap kedepankan edukasi. Mereka tetap diminta isoman selama 14 hari atau selesainya masa inkubasi,” imbuhnya.

Untuk menekan penyebaran Covid-19, tak cukup dengan testing dan tracing, lanjutnya, protokol kesehatan juga harus terus diterapkan dan jangan sampai abai.

“Cara yang paling efektif untuk melawan virus ini dengan menjalankan prokes secara ketat. Jadi diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan demikian akan mempercepat keberhasilan dalam penanganan Covid-19,” pungkas Dandim.

Sumber :Penerangan

Jurnalis :Alex