BUSERJATIM.COM-dampak kenaikan BBM langsung terasa di berbagai sektor,mulai kenaikan inflasi,menurunya daya beli masyarakat hingga kenaikan angka pengangguran dan kemiskinan.
Hal yang sama dirasakan juga bagi warga masyarakat terdampak ,khususnya warga masyarakat yang berpenghasilan rendah di kabupaten Madiun

Inilah yang direspon positif sebagai bentuk rasa keprihatinan oleh Polres Madiun dalam hal ini Kapolres Madiun Anton Prasetyo yang turut prihatin dengan kondisi masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Bertempat di aula Polres Madiun Rabu (14/9/2022) ,dengan dihadiri oleh semua Kapolsek beserta anggota seluruh jajaran Polres Madiun ,Kapolres Madiun Anton Prasetyo membagikan sembako berupa beras, Indomie dan sejumlah uang kepada beberapa tukang becak ,ojek online maupun warga masyarakat lain yang tinggal di kabupaten Madiun.
Tamu undangan yang tampak berdesak desakan namun tetap tertib dan patuh prokes banyak dihadiri oleh para tukang becak, penarik ojek online serta warga masyarakat lain yang sangat membutuhkan.
Beberapa pagawai atau penarik ojek online yang sempat diwawancarai mengatakan rasa berterima kasih ya atas kebaikan dan kerendahan hati Kapolres Madiun karena bantuan ini bisa membantu keluarga.
Dalam kesempatanya Kapolres Madiun Anton Prasetyo mengatakan bahwa bantuan ini semata mata untuk sekedar membantu meringankan beban masyarakat sebagai akibat dari dampak kenaikan harga BBM.
Juga dalam salah pesannya Kapolres Madiun Anton Prasetyo mengatakan,jika ada salah satu anggota keluarga masyarakat yang benar benar membutuhkan bantuan seperti biaya pengobatan bagi anggota keluarga yang sakit,bisa datang dan menghubungi Polres Madiun atau di polsek wilayah Kabupaten Madiun






