Petani Brangol Antusias Ikuti Pelatihan Serentak Pembuatan Pupuk dan Pestisida Organik

BUSERJATIM.COM –

Ngawi – Para petani anggota Kelompok Tani Sri Makmur Desa Brangol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dengan antusias mengikuti Pelatihan Serentak Pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal), POC (Pupuk Organik Cair), dan Pestisida Nabati, Rabu, 26 November 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB di Desa Brangol ini merupakan bagian dari gerakan masif yang berlangsung serentak di 19 kecamatan se-Kabupaten Ngawi.

Bacaan Lainnya

Pelatihan dipandu langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang mengajarkan pembuatan berbagai formula penting untuk mendukung pertanian organik, antara lain POC berbahan dasar buah maja dan bonggol pisang, Bubur California sebagai nutrisi tanaman, serta Jadam Microbial Solution, larutan mikroba untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Kurangi Ketergantungan Petani pada Bahan Kimia

Kegiatan ini bertujuan mengurangi ketergantungan para petani pada pupuk dan pestisida kimia, sekaligus meningkatkan kualitas produksi pertanian secara berkelanjutan. Pelatihan ini juga memberi nilai tambah bagi petani karena seluruh bahan yang digunakan dapat diperoleh secara mandiri di lingkungan sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP Kabupaten Ngawi, didampingi PPL Kecamatan Karangjati. Kehadiran jajaran tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap pengembangan pertanian organik dan ramah lingkungan.

Dukung Program PRLB: Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan

Pelaksanaan pelatihan secara serentak ini menjadi bagian dari upaya DKPP mendukung visi dan misi Bupati Ngawi untuk mewujudkan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB). Program PRLB tidak hanya berfokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga mendorong transformasi petani agar lebih mandiri, kreatif, dan inovatif dalam pengelolaan pertanian.

“Program PRLB menjadi prioritas utama sektor pertanian di Ngawi. Selain menjaga lingkungan, program ini memberdayakan petani untuk meningkatkan produksi dan efisiensi usaha tani mereka,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan DKPP dalam sambutannya.

Petani Diharapkan Mampu Memproduksi Pupuk dan Pestisida Mandiri

Melalui kegiatan ini, petani Desa Brangol diharapkan mampu mempraktikkan secara mandiri pembuatan MOL, POC, dan pestisida nabati sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bahan kimia serta mendukung penerapan PRLB di wilayah Ngawi.

Kegiatan pelatihan berlangsung hangat dan penuh semangat, ditutup dengan sesi foto bersama antara peserta, PPL, dan perwakilan DKPP sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan pertanian ramah lingkungan di Kabupaten Ngawi.

Pos terkait