JOMBANG, BUSERJATIM.COM – Pembangunan rabat beton jalan usaha tani (JUT) yang berada di Dusun Brangkal Desa Brangkal Kecamatan Bandarkedungmulyo menjadi sorotan publik.
Jalan usaha tani (JUT) yang di bangun dari anggaran Jombang Berkadang tahun 2023 yang menelan biaya Rp 75.000.000 dengan volume 73,20 m x 3,00 m x 0,20 cm, tidak sesuai dengan petunjuk teknisnya.

Dalam pantauan tim media ke lapangan kamis (20/7/23), tampak jelas pengerjaan jalan usaha tani (JUT) tersebut terkesan asal asalan.
Menurut warga sekitar yang di jumpai tim media di lokasi dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan, jalan usaha tani ini baru selesai di bangun, sekitar 2 mingguan mas. Dan menurut saya sebagai warga, mutu dan kwalitas dari hasil pengecoran kurang bagus, tampak jelas pengerjaannya kurang rapi dan kasar. Ucapnya, kamis (20/7/23).
Sementara itu Sun’an Kepala Desa Brangkal saat di temui di kantor desanya jum’at (21/7/23) mengatakan “memang pemadatan atau Basecose tidak ada karena tidak di anggarkan di RAB”, ucapnya
Menurut Rohman dari LSM LEDAK sangat menyayangkan dengan kejadian tersebut. Sedangkan menurut aturan dari PUPR, rabat beton seharusnya menggunakan dasaran basecose.
Rohman juga menambahkan, “dengan anggaran sebesar itu, pengerjaan harus maksimal guna menjaga mutu kwalitas bangunan tersebut”.
Rohman juga berharap pada pihak terkait terutama Inspektorat, aparat penegak hukum juga kejaksaan harus turun tangan dan jangan sampai tebang pilih untuk menindaklanjuti masalah ini, karena ini anggaran dari negara bukan uang pribadi kepala desa. Pungkasnya
Tim






