Restu Elit dan Kyai Mengalir Deras, Jalan Gus Tadlo Nahkodai DPC PKB Kabupaten Malang Kian Tak Terbendung

MALANG | BISERJATIM.COM – Peta politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang kian memanas. Satu per satu restu elite dan tokoh kunci mulai terbuka ke publik. Nama Bendahara DPC PKB Kabupaten Malang, H. Ali Murtadlo alias Gus Tadlo, kini makin sulit dibendung dalam bursa perebutan kursi Ketua DPC.

Sebelumnya, gelombang dukungan sudah lebih dulu menguat dari akar rumput. Sedikitnya 22 DPAC PKB se-Kabupaten Malang telah menyatakan sikap mendukung Gus Tadlo.Tak berhenti di situ, pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, KH. Fahim Royani, secara terbuka memberikan lampu hijau kepada Gus Tadlo.

Bacaan Lainnya

Terbaru, dukungan datang dari lingkar kekuasaan. Wakil Bupati Malang, Hj. Nyai Latifah Shohib, secara terang-terangan memberikan restu politik kepada Gus Tadlo untuk maju memimpin PKB Kabupaten Malang.

“Ya, saya memberikan restu. Gus Tadlo itu alumni santri Ponpes Al Falah Ploso Kediri dan masih bagian dari keluarga besar kami,” tegas Latifah, memperjelas arah dukungannya.

Restu ini bukan sekadar simbolik. Dalam peta politik PKB, Latifah Shohib dikenal sebagai figur senior dengan jejaring kuat hingga level pusat.

Kedekatannya dengan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, menjadi faktor yang tak bisa diabaikan dalam kontestasi ini.

Bagi pengamat internal, restu dari Ploso bukan perkara kecil. Dalam tradisi PKB yang berakar kuat pada basis Nahdliyin, legitimasi kyai menjadi penentu arah keputusan DPP. Dukungan dari pesantren besar seperti Al Falah Ploso dinilai sebagai “kunci emas” dalam perebutan kursi Ketua DPC.

Dikonfirmasi terpisah, Gus Tadlo tak menampik derasnya dukungan yang mengalir.

“Alhamdulillah, Bu Wabup memberikan restu. Saya maju dengan niat tulus, untuk membesarkan PKB di Kabupaten Malang,” ujarnya singkat namun penuh makna.

Dengan kombinasi dukungan struktural, restu kyai, hingga sinyal kuat dari elite daerah, peta pertarungan menuju kursi Ketua DPC PKB Kabupaten Malang kini semakin mengerucut.(Ghufron/Red).

Pos terkait