Ditjen Pothan Kemhan Gelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kota Madiun

 

Madiun, Buserjatim

Bacaan Lainnya

Com group-31 Juli 2025 — Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjen Pothan Kemhan) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang berlangsung di Hotel Aston, Kota Madiun, Jawa Timur, dengan mengangkat tema: “Dengan Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kota Madiun Provinsi Jawa Timur Kita Wujudkan Sikap Mental dan Karakter Bela Negara di Lingkup Masyarakat.”

Kegiatan ini diikuti oleh Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, Walikota Madiun, Dr. Drs. H. Maidi dan jajaran forkopimda kota Madiun serta 210 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi masyarakat, organisasi komunitas, organisasi profesi, dan kelompok masyarakat lainnya di wilayah Madiun.

Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun dan memperkuat kesadaran bela negara sebagai bagian dari karakter bangsa yang tangguh dan berintegritas. Dalam kesempatan ini, berbagai materi disampaikan untuk memperluas wawasan masyarakat dalam konteks bela negara, antara lain:
Bijak dalam Bermedia Sosial, untuk membentuk masyarakat yang cerdas, kritis, dan tidak mudah terprovokasi informasi hoaks. Pencegahan Bahaya Narkoba, guna menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika yang merusak masa depan bangsa.
Kearifan Lokal Masyarakat Kota Madiun, yang menjadi kekuatan budaya dalam memperkuat jati diri dan karakter masyarakat. Sejarah Budaya di Kota Madiun, sebagai warisan yang memperkaya nilai kebangsaan.
Konflik dan Akar Masalah Antar Perguruan Silat di Madiun, dengan pendekatan pemahaman untuk merajut kembali harmoni dan persatuan. Toleransi, Adat, dan Budaya Masyarakat Madiun, yang dikenal sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan, keguyuban, dan gotong royong.

Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., hadir sebagai narasumber utama dan menyampaikan bahwa bela negara bukan hanya kewajiban militer, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat sipil.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mendorong masyarakat Madiun untuk menjadi bagian dari kekuatan pertahanan non-militer yang berbasis pada nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan budaya lokal,” ujar Brigjen Eko Sunarto.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keutuhan NKRI melalui peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai, bersatu, dan berkarakter bela negara.

 

Ditjen Pothan Kemhan Gelar Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kota Madiun

Madiun, 31 Juli 2025 – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kota Madiun, Provinsi Jawa Timur, bertempat di Hotel Aston Madiun. Kegiatan ini mengusung tema: “Dengan Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara di Kota Madiun Provinsi Jawa Timur Kita Wujudkan Sikap Mental dan Karakter Bela Negara di Lingkup Masyarakat.”

Kegiatan ini diikuti oleh 210 peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, antara lain tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, organisasi komunitas, organisasi profesi, serta kelompok masyarakat lainnya yang ada di wilayah Madiun.

Acara ini menghadirkan narasumber utama yaitu Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si., yang memberikan pemaparan mendalam tentang pentingnya membangun kesadaran bela negara sebagai bagian dari tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI G. Eko Sunarto menyampaikan bahwa bela negara bukan semata-mata tugas militer, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh warga negara. Ia menekankan bahwa karakter bela negara mencakup nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban untuk bangsa, serta memiliki kemampuan awal bela negara sesuai dengan peran dan profesinya masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat Madiun dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan sikap mental dan karakter bela negara di lingkungannya masing-masing,” ujar Brigjen Eko dalam pemaparannya.

Acara ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertahanan dalam memperluas jangkauan sosialisasi dan pembinaan kesadaran bela negara kepada seluruh elemen masyarakat, guna memperkuat ketahanan nasional dari aspek non-militer.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *