KEDIRI, BJ BUSERJATIM. COM-Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan kembali menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Hal ini sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat dan pencegahan stunting,
program bantuan tersebut sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri guna menurunkan angka Stunting, melalui program MAKIN KECE SKALI, Dinas Perikanan juga memberikan edukasi kepada warga masyarakat yang hadir bagaimana cara pengolahan makanan secara langsung.Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan Kantor Desa Deyeng,Kecamatan Ringinrejo, tepatnya Di Aloha Pendopo.Rabu 27 Agustus 2025.
Dalam kesempatan ini Adhi menyampaikan bahwa “Program ini adalah program Mas Dito untuk menurunkan Stunting, PR kita dari waktu ke waktu angka stunting bisa turun, salah satu upaya pemerintah dengan metode program gemar makan ikan acara ini dihadiri masyarakat Desa Deyeng, Kepala Desa Deyeng dan perangkat Desa, Kelompok kader RDS ( Rumah Desa Sehat ), selain itu turut hadir Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nur Hafidz ( diwakili Rumiati Nur Hafidz ) beserta jajaran, perwakilan Bapeda beserta jajaran dan Camat Ringinrejo Adhi Purwanto SH.
“Di Dalam Kegiatan ini Dinas Perikanan memberi bahan makanan mentah untuk diolah,semoga bantuan dari Mas Bup melalui Dinas Perikanan bisa membantu panjenengan dan keluarga panjenengan semua,Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri ( diwakili Rumiati Nur Hafidz ), menyampaikan bahwa program GEMARIKAN merupakan program prioritas Bupati Kediri.
Masih lanjutnya”Dalam program Perdana ini sekaligus menjadikan ceremonial , sebanyak 150 paket ( dilaksanakan dalam 3 sesi atau 15 hari lagi untuk sesi 2 dan sesi terakhir 15 hari kemudian ), olahan ikan dibagikan kepada masyarakat berisiko stunting, ibu hamil, dan balita di Desa Deyeng, paket tersebut terdiri dari produk olahan ikan lele, ikan nila, ikan gurami, rolikan gurami dan abon ikan yang siap konsumsi.
“Melalui program ini mas Dito, ingin angka stunting di Kabupaten Kediri bisa turun, ini menjadi prioritas MasBup dan Pemerintah kabupaten Kediri, karena anak-anak kita nantinya menjadi penerus dan masa depan bangsa serta menjadi aset pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, sehingga Stunting menjadi tanggung jawab kita bersama salah satunya melalui Dinas Perikanan dengan program mengkampanyekan gemar makan ikan”.
Ia menambahkan program ini juga melibatkan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) binaan Dinas Perikanan yang bekerja sama dengan kelompok pembudidaya ikan lokal.
Terpisah Rina Tri Wahyuni selaku ketua Poklahsar juga menyampaikan “Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Perikanan atas program ini, banyak sekali hal positif yang diberikan, selain bantuan makanan, dinas juga memberikan kesempatan untuk bisa membantu memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Deyeng tentang cara pengolahan makanan dengan bahan ikan serta melakukan demo masak dihadapan masyarakat secara langsung”.
“Dari sisi kebersihan dan kualitas produk, olahan ikan yang dibagikan telah melalui proses pengawasan ketat oleh tim teknis dari Dinas Perikanan, baik dari bidang pengolahan maupun bidang budidaya”.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Rumiati Nur Hafidz mengimbau agar seluruh perangkat Desa dan Instansi Daerah turut mendukung gerakan ini dengan mengedukasi kepada Masyarakat agar menyadari akan pentingnya mengkonsumsi ikan secara rutin, termasuk dalam penyediaan menu ikan ia juga memastikan jika produk olahan ikan yang dibagikan sudah terjamin kebersihann dan kualitas produknya, tutup Rumiati.(Kk/Ddk)






