Cegah Terjadinya Korban Jiwa Akibat Jebakan Tikus, Polres Ngawi Ajak Petani Menanggulangi Hama Dengan Cara Aman

NGAWI,BUSERJATIM.COM– Dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya, Polres Ngawi meminta kepada kalangan petani untuk melakukan pengendalian hama tikus dengan cara yang lebih aman.

Hal ini disampaikan oleh Plt Kasihumas Polres Ngawi Iptu Supomo terkait maraknya penggunaan jebakan tikus beraliran listrik di kalangan petani padi yang berada di wilayah Kabupaten Ngawi, Sabtu (19/08/2022).

Lebih lanjut, Supomo menyampaikan, sesuai arahan Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyaputera kepada Kapolsek Jajaran, bahwa dirinya sangat prihatin dengan banyaknya kejadian akibat penggunaan jebakan tikus beraliran listrik tersebut.

Sehingga, menurut Supomo, Dwiasi selaku Kapolres perlu segera mengambil langkah taktis dengan membuat program Bhatarling (Bhayangkara Pendamping Dan Penjaga Penyuluh Pertanian Ramah Lingkungan) guna meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi.

“Di wilayah hukum Polres Ngawi pada periode 1 Januari 2022 hingga 31 Juli 2022 mencatat telah terjadi 6 kasus meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari jebakan tikus yang dialiri listrik,” kata Supomo, Sabtu (20/08/2022).

Supomo menambahkan, dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam melakukan pembinaan dan penyuluhan di masyarakat khususnya para petani di masing-masing wilayah binaannya.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan pada musim tanam di pertengahan bulan Agustus 2022 dengan mengajak para petani agar dalam pengendalian hama tanaman padi tidak lagi menggunakan jebakan tikus beraliran listrik,” pungkas Supomo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *