NGAWI, BUSERJATIM GRUOP –, Antok, pejabat bakesbangpol Ngawi, menyampaikan permintaan maaf secara resmi atas kelalaian stafnya yang menyebabkan organisasi DPC Projo Ngawi tidak diakui dalam beberapa kesempatan penting di wilayah tersebut. Permintaan maaf ini disampaikan setelah Ketua DPC Projo Ngawi, Suyono, mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran undangan untuk organisasinya dalam berbagai kegiatan resmi yang diadakan di Kabupaten Ngawi.
“Saya meminta maaf atas kelalaian staf kami, terutama dalam hal ini Geri. Kami mengakui kesalahan ini dan berkomitmen untuk bekerja sama dengan DPC Projo Ngawi ke depannya sebagaimana mestinya,” ujar Antok dalam pernyataan resminya.
Geri, staf yang bersangkutan, juga mengakui kesalahan tersebut dan meminta maaf. Ia mengakui bahwa data lama yang dimiliki oleh bakesbangpol Ngawi menjadi penyebab utama tidak diundangnya DPC Projo Ngawi yang dipimpin oleh Suyono, meskipun SK resmi dari Ketua Umum Projo, Budi Arie, telah diterima oleh Kesbangpol.
Suyono, Ketua DPC Projo Ngawi, menegaskan bahwa organisasinya berdiri tegak lurus mendukung Presiden Joko Widodo dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan. “Kami berharap dengan adanya klarifikasi ini, tidak ada lagi kesalahpahaman di antara lembaga, dan Projo Ngawi dapat berkontribusi secara optimal dalam setiap kegiatan di Kabupaten Ngawi,” tegas Suyono.






