MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP, 7 Agustus 2025 — Di tengah hamparan sawah dan rimbun pepohonan Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, suara alat berat dan cangkul-cangkul sederhana berpadu dalam irama kerja yang tak kenal lelah. Satgas TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun terus memacu pembangunan jalan makadam, membuka akses, menyambung harapan.
Jalan sepanjang 3.500 meter dengan lebar 2,5 meter yang menghubungkan Dusun Ngukir dan Dusun Nglengko kini telah mencapai progres 60 persen. Setiap hari, personel TNI bersama warga berjibaku di medan yang tak selalu mudah, demi satu tujuan: menghadirkan jalan yang memudahkan langkah dan menggerakkan roda kehidupan.
Bukan sekadar hamparan batu dan tanah yang disusun, tetapi sebuah jalan yang kelak menjadi nadi ekonomi desa, penghubung antargenerasi, dan bukti nyata dari kebersamaan yang tumbuh dari peluh dan tekad.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, yang juga menjabat Dansatgas TMMD ke-125, menyampaikan bahwa proyek jalan makadam ini dikebut agar selesai sesuai jadwal, tanpa mengabaikan kualitas dan semangat gotong royong.
“Kami bekerja tanpa kenal lelah bersama masyarakat, karena jalan ini merupakan kebutuhan mendesak warga dua dusun. Jika akses sudah terbuka, maka roda perekonomian bisa lebih cepat berputar,” ujarnya.
Lebih dari sekadar membangun jalan, TMMD ke-125 juga hadir membawa misi pemberdayaan. Di sela-sela pengerjaan fisik, kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, hingga pertanian turut digelar. Ini adalah bentuk komitmen TNI, bukan hanya untuk membangun desa secara fisik, tetapi juga menanam nilai-nilai kemandirian dan kemajuan bagi generasi ke depan.
Program TMMD merupakan cerminan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Di Desa Ngranget, sinergi itu terasa nyata: warga tak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi turut menjadi pelaku dalam pembangunan.
Ketika jalan ini rampung, harapannya bukan hanya mempermudah distribusi hasil tani atau memperpendek jarak tempuh. Lebih dari itu, jalan ini akan menjadi penghubung mimpi dari desa kecil menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan mandiri.






