THE BIG BOS MAVIA TAMBANG PETI DI KALIMANTAN TENGAH TERNYATA MASIH AKTIF DAN BEROPERASI DENGAN LANCAR , TANPA DI SENTUH SEKALIPUN OLEH HUKUM.

BUSERJATIM.COM – KALIMANTAN TENGAH

Tambang emas yang begitu kerap masih aktif hingga sekarang menggunakan alat berat jenis excavator yang diduga kuat ilegal mining / tidak mempunyai legalitas yang jelas , di Desa Tapen, Bajuh dan Pujon wilayah Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas , Provinsi kalimantan tengah.

KALIMANTAN TENGAH – PUJON KAB – KAPUAS Diketahui adanya aktivitas tambang emas di provinsi kalimantan tengah, yang diduga kuat beroperasi secara Ilegal Mining serta beraksi secara besar-besaran,hingga di anggap kebal terhadap hukum,

Adanya pertambangan Emas tersebut dan yang diduga kuat serta ternilai penuh oleh orang orang, bahwa” The Bigbos Mavia Emas di desa Tapen – Desa Bajuh ( pujon) kecamatan Kapuas tengah – Kabupaten Kapuas – provinsi Kalimantan Tengah, bekerja secara ilegal mining dan juga bekerja secara besar-besaran.

Hal demikian diungkap oleh wartawan NSM. com – Buserjatim.com – Kalimantan tengah beserta beberap rekan lainya , pada saat sesampai nya di lokasi pertambangan pada Senin (14/Februari/2022), Skj – Pukul 11 : 12 WIB.

Saat tibanya di lokasi pertambangan, terlihat nampak dan begitu jelas, ada dua unit alat Exacator yang aktif dan giat beraktivitas dan tidak begitu jauh pada tepi jalan lintas raya – jalan lintas pujon – desa Bajuh

seperti terlihat dengan jelasnya bahwa dua buah Unit Alat Exavator yang sedang beraktivitas dengan begitu Exis, tenang dan terangnya, pada tepi jalan lintas raya yang tidak jauh pada lintas jalan pujon – desa Bajuh, hal demikian diduga kuat bahwa telah di atur para pemainnya, atau memang sangat kebal terhadap hukum

menurut informasi juga keterangan dari nara sumber yang tak mau di sebutkan inisal nya, pihak nya menyebutkan ada beberapa oknum bigbos mavia emas yang beroperasi secara besar besaran, hingga menggunakan Alat Exavator kurang lebih 10/15 Unit, yakni ialah, Bigbos Hj pajr, Im, Mar ,

” pokoknya kalo buhan ikam handak tahu coba bejalanan malam ke lokasi itu, banyak alat Exavator buhan nya yang begawi , pokoknya yang aku tahu banyak to pang, yang jar kapolsek aja untuk seputaran areal lokasi , 50 lebih alat disini, ngeri, ”Ungkap nya, , , ,

” memang ngeri mas kalo disini, mereka kada tanggung tanggung lagi, dan buhan nya begawi ada tulang belakangnya juga yang kuat, kaya nya bakeng buhan nya ini kemungkinan dari pihak Anggota kepolisian, Polda, atau mabes lah, mungkin jadinya mereka berani bekerja terang terangan, ”Ujarnya Nara sumber yang tak mau di sebutkan namanya…..

” Tumbuhan pepohonan yang sebagai penyangga air hujan banyak digarap dan digusur dengan menggunakan alat berat. Kemudian lokasi di gali sehingga bisa mudah dan bebas proses mengeruk dan menggali emas, hal demikian telah dinilai sangat mengkhwatirkan kelasungan ekosistem dan lingkungan hidup sekitar daerah tambang,”Terangnya….

Demikian untuk informasi yang sudah berhasil dihimpun awak media ini, beserta data-data dan dokumentasi seperti yang telah di himpun, serta sebagaimana semestinya, di karenakan yang bersangkutan tidak bisa dikonfirmasi juga terkesan menghindar dari awak media sehingga berita ini kami terbitkan.

Dengan adanya perihal permasalahan tersebut diminta penuh,!! kepada instansi pemerintah terkait dan juga kepada penegak hukum tertinggi ,

Wabil khusus kepada penegak hukum tertinggi, Markas Besar Kepolisian RI (MABES POLRI ) di Jakarta pusat ,

Kepada penegak hukum Kalteng,(KAPOLDA KALTENG) beserta para jajaranya di Kalimantan Tengah,

Diminta agar bisa untuk cek ke lokasi dan mefrevikasi dengan tegas ,hingga menindaklanjuti permasalahan tersebut.

(FAUZAN) .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *