NGAWI, BUSERJATIM.COM – Pemerintah Desa Ringinanom, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, sukses menggelar acara wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dalam program Bina Keluarga Balita (BKB) Emas bertajuk “Kasih Bunda” pada jumat , 5 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Ringinanom.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang peserta yang merupakan orang tua balita di Desa Ringinanom. Selama program berjalan, para peserta mengikuti pertemuan sebanyak empat kali dalam sebulan, dengan materi pengasuhan, gizi seimbang, dan pencegahan stunting yang diberikan oleh fasilitator terlatih dari kader BKB dan tenaga kesehatan.

Acara wisuda berlangsung meriah dan dihadiri oleh seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta jajaran Forkopimcam Kecamatan Karangjati. Kepala Desa Ringinanom, Anom Sukardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pelaksana kegiatan yang telah mendukung program nasional dalam percepatan penurunan angka stunting.
“Program ini menjadi bukti bahwa peran orang tua, terutama ibu, sangat penting dalam membentuk generasi sehat dan unggul. Semoga ilmu yang diperoleh selama mengikuti SOTH dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anom Sukardi.
Landasan Regulasi Program:
Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) merupakan bagian dari strategi nasional percepatan penurunan stunting yang diatur dalam regulasi berikut:
- Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
- Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).
- Program Bina Keluarga Balita (BKB) Emas di bawah koordinasi BKKBN sebagai salah satu intervensi sensitif untuk mendukung peran keluarga dalam pengasuhan anak usia dini.
Kegiatan ini juga selaras dengan kampanye nasional “Cegah Stunting, Itu Penting!” yang menekankan pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai masa emas tumbuh kembang anak.
Dengan digelarnya wisuda SOTH ini, Pemerintah Desa Ringinanom menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera melalui edukasi yang berkelanjutan. Peserta yang telah lulus diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dalam menyebarkan kesadaran pencegahan stunting sejak dini.






