Warga Diimbau Waspada, Sengatan Tawon Picu Alergi Gatal hingga Reaksi Serius

BUSERJATIM .COM

Madiun– Sengatan tawon kerap dianggap sepele, namun faktanya dapat menimbulkan reaksi alergi, gatal hebat, pembengkakan, bahkan berisiko fatal apabila tidak ditangani dengan benar. Hal ini perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bila alat sengat tawon masih menempel di kulit.12/1

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan medis, saat tawon menyengat, racun akan masuk ke dalam tubuh melalui alat sengat. Jika sengat tidak segera dilepaskan, racun dapat terus menyebar dan memperparah reaksi pada kulit.

Seperti tampak pada sejumlah kasus, bekas sengatan tawon dapat menyebabkan kemerahan, bentol, rasa panas, gatal, hingga bengkak pada area kulit. Pada orang tertentu, reaksi bisa lebih berat berupa sesak napas, pusing, mual, hingga penurunan tekanan darah.

Risiko Sengatan Tawon

Beberapa risiko yang dapat ditimbulkan akibat sengatan tawon antara lain:

Reaksi alergi lokal (gatal, nyeri, bengkak)

Infeksi kulit jika digaruk berlebihan

Reaksi alergi berat (anafilaksis)

Syok alergi yang berpotensi mengancam nyawa

Langkah Pertolongan dan Pengobatan

Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah berikut jika tersengat tawon:

  1. Segera lepaskan alat sengat dengan cara mengikis perlahan menggunakan kartu atau benda pipih (jangan dipencet).
  2. Cuci area sengatan dengan air bersih dan sabun.
  3. Kompres dingin selama 10–15 menit untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  4. Oleskan salep antihistamin atau kortikosteroid ringan untuk meredakan gatal.
  5. Minum obat antihistamin bila diperlukan sesuai aturan.
  6. Hindari menggaruk area sengatan untuk mencegah infeksi.

Segera ke Fasilitas Kesehatan Jika:

Bengkak menyebar luas

Muncul sesak napas

Bibir atau wajah membengkak

Pusing atau pingsan

Petugas kesehatan mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan bahan mitos seperti odol, kapur, atau bahan kimia lain yang justru dapat memperparah iritasi kulit.

Dengan penanganan yang cepat dan tepat, dampak sengatan tawon dapat diminimalisir. Edukasi ini diharapkan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya sengatan serangga berbisa.

Pos terkait