Tanpa Adanya Papan Informasi Kegiatan, Pembangunan Saluran Irigasi Desa Dukuharum Rentan Adanya Korupsi

JOMBANG, BUSERJATIM.COM – Masih ada saja kepala desa yang bermain main dengan uang anggaran dari negara. Seperti yang terjadi di Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Dimana dalam pengerjaan pembangunan saluran irigasi tersebut dinilai tidak transparan. Karena tidak adanya papan informasi kegiatan.

Akibat tidak adanya papan informasi kegiatan tersebut membuat masyarakat bertanya tanya. Darimana sumber dananya, berapa nilainya, dibangun buat apa dan volumenya berapa.

Untuk menggali informasi kemudian tim media ke lapangan, kamis (31/8/23) dan bertanya pada warga yang sedang bekerja di proyek tersebut “pembangunan saluran irigasi ini sumber dananya darimana saya tidak tau mas, berapa nilai dan volumenya saya juga tidak tau mas” ucapnya.

Padahal di dalam aturan semua pekerjaan yang memakai anggaran negara wajib memasang papan informasi kegiatan.
Karena sudah tertera di UU keterbukaan informasi publik (KIP) No. 14 tahun 2008 atau pepres No. 70 tahun 2012 atas perubahan Perpres No. 54 tahun 2010. Sebagai implementasi masyarakat di dalam mengontrol setiap pekerjaan yang memakai anggaran negara. Mulai dari nomor kontrak besarnya anggaran bersumber dari mana anggaran tersebut, lamanya pekerjaan serta volume pembangunan tersebut.

Tim media kemudian mendatangi kantor desa guna konfirmasi terkait proyek tersebut, namun pada waktu itu kades tidak ada di tempat.

Kemudian tim media menghubungi Didik Purwanto selaku Kepala Desa Dukuharum via seluler, selasa (5/9/23), saat di konfirmasi kades mengatakan “ya mas ada di papan nama, titik nolnya ada di sebelah barat makam itu kekurangnya” ucapnya

Sewaktu di konfirmasi tim media via seluler kades mengatakan kalau ada papan nama kegiatan, sedangkan tim media saat turun ke lokasi proyek saat itu papan nama kegiatan proyek tidak ada.

Mengingat anggaran yang di pakai adalah anggaran uang negara. Pihak inspektorat, aparat penegak hukum dan kejaksaan harus turun tangan dan tidak tebang pilih dalam menindaklanjutinya.

Pras(tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *